Memilih Sepatu Wanita Terbaru Style Musim Dingin, untuk Traveling

Negara-Negara yang mempunyai 4 musim seperti Jepang, Korea, dan Negara lain di bagian Eropa memiliki banyak destinasi yang sangat eksotis terutama pada musim gugur dan musim dingin. Sehingga ketika datang musim ini sangat mempesona keindahan yang ditawakan.

Sebelum Anda berangkat untuk menikmati salju di musim dingin, khususnya para wanita, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan terutama menyangkut peralatan yang akan dipakai, sepertisepatu, busana dan lainnya yang cocok dengan jinis e yang cocok dan lainnya.

Mungkin Anda masih bingung memilih style sepatu wanita terbaru yang cocok dipakai di musim dingin tersebut.  Nah, jika itu masalahnya, maka simak tipsnya berikut ini..

Tips Memilih Sepatu Wanita Terbaru untuk Traveling

  1. Sesuaikan Bentuk Kaki

sesuaikan bentuk kaki
Ini merupakan poin penting/utama yang harus Anda pertimbangkan pertama kali, apakah bentuk kaki Anda cocok dengan sepatu wanita model selutut, sebetis, tinggi, atau malah cocok dengan sepatu wanita pendek. Apapun itu, jangan sampai memilih sepatu boots yang tidak sesuai dengan betuk kaki Anda. Untuk Anda yang proporsi petite, sebaiknya hindari sepatu yang modelnya tinggi. Idealnya pakail angkle boots agar tinggi sepatu Anda.


2. Kualitas Merek

kualitas merk
Memang tak salah jika anda membeli sepatu wanita terbaru dengan memilih yang harganya terjangkau atau murah. Namun ini bukan berarti tidak mempedulikan kwalitasnya. Karena dengan sepatu wanita yang berkualitas premium, maka akan menjamin kenyamanan Anda selama traveling di musim dingin.

3. Kualitas Bahan

sesuaikan bahan sepatu
Untuk bahan, pilihlah sepatu boots berbahan kulit yang bisa lebih fleksibel untuk menyesuakan bentuk kaki Anda dan tentunya sepatu yang terbuat dari kulit, akan lebih lama. Hindarilah penggunaan boots yang berbahan material plastik dan pleathers, mengapa begitu? Karena bahan ini bisa membuat kaki Anda cepat lecet ketika boots tidak sesuai dengan bentuk kaki. Untuk itu pastikan anda mencoba langsung saat membeli, agar tiidak menjadi korban penipuan.

4. Kualitas Lapisan Dalam

kualitas bahan dalam
Seringkali kali para wanita tertipu dengan sepatu yang dibelinya. Mengapa begitu? Karena kebanyakan meraka hanya memilih tampilan luarnya saja tanpa memperhatikan lapisan bagian dalam.

Style bagian luar memang harus bagus, tapi lapisan dalam lebih utama. Karena nyaman dan tidaknya Anda selama memakai sepatu boots tergantung pada lapisan dalam ini. Pastikan lapisan dalam tersebut tidak berlipat, keriput, robek, atau bahkan ada benang-benang lepas yang dapat mengganggu kaki Anda.

5.Bagian Alas

bagian alasPerhatikan alas sepatu wanita terbaru Anda, usahakan bagian alas tersebut agak bergerigi. Agar selama traveling tidak ada kejadian terpelesat akibat jalanan atau salju yang licin.

Hal lain yang harus Anda perhatikan sebelum traveling di musim dingin adalah imunitas tubuh, pastikan imunitas tubuh Anda tidak sedang lemah. jika Anda sedang tidak kuat dengan musim dingin sebaiknya jangan lakukan traveling, dikhawatirkan akan mengalami mimisan, gatal-gatal di kulit, biduran, dan lain sebagainya. Dan pastikan juga Anda sudah beristirahat yang cukup sebelum traveling.

Untuk para traveller wanita, sangat penting untuk melakukan perawatan kulit selama musim dingin tersebut, buatlah kulit tetap lembab, agar tidak kering dan terjadi dehidrasi.

Nah, di atas sudah kami bagikan 6 tips memilih sepatu boots untuk traveling di musim dingin, semoga dapat membantu Anda menemukan sepatu wanita terbaru yang cocok dan trendy untuk dijadikan koleksi dirumah.

Iklan

Semarak Bazar MTQ MN XV

Dalam event MTQ Mahasiswa Nasional ke 15 Tahun 2017 ini panitia sudah merancang rangkaian acara pendukung guna semakin menyemarakkan MTQMN, salah satunya dengan yang berada di parkiran gedung Fakultas Teknologi Pertanian, posisinya yang berada tepat dijantung kampus Brawijaya membuatnya tepat dijadikan sebagai salah satu lokasi kunci untuk perhelatan akbar tahunan ini.

BAZAR MTQMN 2017 1

Bazar MTQMN di UB terdiri atas 102 stand yang terdiri dari internal UB 30 stand, external UMKM binaan UB 69 stand dan tiga stand sponsor yaitu Sosro, Wardah dan Telkomsel. Stand-stand di bazar terdiri atas berbagai macam pelaku industri kreatif mulai dari kuliner, kerajinan hingga fashion, panitia MTQ MN XV ini juga menghimbau kepada para peserta bazar agar mempromosikan stand masing-masing di social media, Harapan ini tentu saja agar suasana menjadi semakin ramai pengunjung yang untuk memancing kreativitas peserta bazar UMKM ini disediakan hadiah menarik dari Telkomsel selaku sponsor.

BAZAR MTQMN 2017 3

Banyak yang menarik dari adanya bazar MTQ MN XV ini, peserta bazar menjual berbagai macam jualan yang sekilas terlihat memang banyak yang menjual makanan tapi tidak sedikit juga yang menjual keperluan shalat, buku dan gamis, dengan pengaturan pola stand yang baik memungkinkan setiap pengunjung yang datang tentu saja akan menghabiskan ke seluruh penjuru stand sebelum kembali keluar area bazar.

PEMBAGIAN KUPON MAKAN

Kehadiran Bazar UB dalam event MTQMN XV ini menjadi daya tarik tersendiri tidak hanya bagi pegunjung namun juga para peserta MTQ. Dengan berbagai kesibukan jadwal lomba tentu mereka tidak perlu keluar jauh untuk berjalan kalau sekedar mencari cemilan atau membeli oleh-oleh khas Malang.

IMG_20170728_183253_HDR

Begini yang harus dilakukan jika menyerempet orang di Madura

Ceritanya dua minggu kemarin saya ke Sampang, ada pekerjaan yang harus dilakukan di kabupaten penghasil garam terbesar di Indonesia itu, kebetulan hal itu juga berhubungan dengan apa yang saya teliti dalam 4 hari mengelilingi mulai dari kecamatan Sampang, Camplong sampai kecamatan yang berdekatan dengan Bangkalan, Kecamatan Sreseh, tapi bukan itu yang ingin saya ceritakan.

Semua berjalan lancar sampai pagi kami akan berangkat pulang sekalian mengunjungi Sreseh, tempat penelitian terakhir yang kami tuju. Ketika melewati perbatasan Kota Sampang secara tidak sengaja kami menyerempet  motor yang ada dikiri mobil yang kami tumpangi, kejadiannya begitu cepat sampai kami tidak sempat mengelak karena baru sadar sepersekian detik dari  setir motor orang yang berkendara disamping kami menyenggol spion mobil.

Dikerubutin banyak orang kami biasa saja, karena tidak berniat lari. Langsung turun dari mobil, menghindari perdebatan kami langsung bawa korbannya ke puskemas terdekat sementara motornya kami titipkan di pos satpam terdekat dari tempat kejadian. Sampai di puskesmas kami langsung tanggap menyuruh petugasnya untuk segera merawat luka-luka mereka, mendaftar ke recepsionis dengan meminjam KTP mereka. Semua berjalan baik-baik saja karena menurut dokter yang mereka derita itu luka ringan semua dan hanya beset di kaki dan tangan, tidak ada yang parah.

Permasalahan mulai sedikit memanas ketika keluarga yang kami serempet datang gerudukan, mulai menanyai kami bagaimana penyelesaiannya. Kami menawarkan dengan membayar semua biaya pengobatan dan memberi uang untuk kontrol beberapa hari kedepan serta menanggung biaya kerusakan motor, akan tetapi biaya puskesmas itu kecil tidak sampai beberapa ratus karena memang lukanya kecil dan perawat hanya membersihkan luka serta menempelkan salep, melihat kenyataan itu kami tenang karena biaya yang kami hitung sesuai tapi ternyata pihak keluarga menginginkan negoisasi ulang. Kami langsung berpikir pasti ini ada kenaikan usulan.

Karena kebetulan yang supir adalah orang Sampang tapi tidak domisili didaerah tersebut maka kami akhirnya menelpon orang tua teman dan diberi saran sesuai dengan pengalaman yang “biasa terjadi” kalau orang luar yang terkena masalah biasanya larinya ke Kepala Desa, karena kebetulan pada saat urus administrasi kami jadi tahu alamat rumah mereka dimana, kebetulannya itu tetangga desa dari desanya orang tua teman yang orang Sampang itu dan sangat kenal dengan kepala desanya, disanalah akhirnya kami negoisasi dan didapat angka kesepakatan setelah alot berdebat dan ditengahi oleh kepala desa.

Berbekal pengalaman itu makanya saya ingin membagi cara menyelesaikan masalah apabila ada diantara kamu nanti mendapatkan permasalahan yang sama.

Langsung Tanggung Jawab.

Ada beberapa daerah yang langsung main hakim sendiri disana, hal itu kami dapatkan ketika berbincang dengan petugas-petugas yang membantu kami di TKP, tapi apapun yang terjadi tunjukan itikad baik dulu untuk menyelesaikan, karena ketika bertemu dengan daerah yang langsung main hakim sendiri, maka penolakan kita dianggap perlawanan. Seperti yang kami lakukan langsung membawa korbannya ke rumah sakit walaupun detil kejadiannya tidak kami sadari betul tapi yang terluka itu lebih baik diurus terlebih dahulu

Cari alamat rumah yang ditabrak.

Sebisa mungkin langsung bercengkrama dengan mereka kalau mereka dalam kondisi bisa diajak bicara, minta KTP mereka untuk mengurus administrasi sekaligus mencari tahu alamat rumah mereka.

Bila negoisasi dirasa rasional di TKP langsung selesaikan.

Untuk melakukan negoisasi korban tidak dilibatkan, yang menjadi juru bicara adalah anggota keluarga mereka yang tertua/yang dipercaya. Negoisasi selalu berupa uang tanggung jawab, jika jumlahnya dirasa mampu dan cukup rasional menurut kamu, langsung bayar saat itu juga dan langsung tinggalkan tempat, karena sesuai pengalaman yang sudah-sudah yang kami dapat dari salah satu perawat yang mengurus mereka, ada beberapa kali nilai kesepakatannya berubah karena yang menabrak masih ada ditempat dan keluarga berunding lagi dan merasa kurang, kalau kata kepala desa yang menjadi penengah kami ketika uang kesepakatan dibayar maka apabila korbannya meninggal sekalipun itu bukan tanggung jawab penabrak lagi.

Jika dirasa negoisasi memberatkan libatkan perangkat desa mereka.

Perangkat desa yang membantu kami merasionalkan nilai permintaan dari keluarga korban mulai dari yang sangat gak masuk akal sampai nilainya cukup tinggi tapi mentok yang bisa diperjuangkan kepala desa, itulah fungsinya mereka. jika kesepakatan alot maka harus ada yang mencari alamat kepala desa mereka dan berunding disana, melibatkan pihak berwajib juga percuma karena banyak kejadian menurut info dari kepala desa keluarganya suka melobi pihak kepolisian untuk mendapatkan kekuatan

Sekilas itulah yang bisa kamu lakukan kalau mendapat musibah, hal ini kami dapatkan dari pengalaman secara langsung.

Hati berkendara ya .

*Catatan: 

Tulisan ini bukan menggeneralisir semua orang di Madura seperti yang saya sajikan tapi hasil pengalaman kami dan cerita orang saat kami mengalami bahwa banyak yang mengalami kejadian serupa dan tulisan ini pula bukan pakem mutlak.

Cara mendapatkan penghasilan melalui Smartphone

Haii bunda,,
Hari yang cerah yaa,,

Tapi harga-harga cabe, harga beras makin naik yaa..
Mau dapat tambahan penghasilan dari hp aja bunda sambil mengasuh anak ?

Ide – ide di bawah ini bisa dipraktekkan.

Jualan baju online

Siapa sih para perempuan yang tahan kalau ada foto baju bersliweran di beranda facebook atau instagram mereka ?

Itulah yang membuat pasar penjualan baju lewat online sangat diminati, ditunjang dengan cara yang sangat mudah, pilih – deal – transfer – baju sampai di rumah, sangat cocok untuk remaja dan ibu-ibu yang serba sibuk tidak ada waktu untuk memilih banu di mall atau di pasar.

Bagaimana cara menjual tanpa modal ? Anda bisa mencari supplier dan bekerja sama dengan mereka untuk menjualkan baju stoknya.

Jual kosmetik online dengan sistem dropship.

Cara yang ini sama dengan jualan baju online,, kita cukup mencari supplier, mempelajari produk serta harga, dan memanjang di media sosial.

Bisnis networkmarketing. 

Ini merupakan bisnis jaringan, yang dalam artian  bukan hanya jual putus. Tetapi juga membangun jaringan / reseller – reseller sehingga anda juga mendapat bonus dari perkembangan jaringan. Disini para bunda bisa memulainya dengan modal yang kecil. Kelebihan bisnis networkmarketing ini dibandingkan dengan memulai bisnis konvensional, di bisnis ini, anda akan mendapatkan bimbingan dalam bisnis. Tidak trial and error sendirian.

Bisnis kuliner

Wah ini kesukaan para bunda & sista adalah mencoba berbagai macam resep masakan. Kalau hasilnya enak, keluarga suka, tetangga suka, teman-teman juga suka, kenapa tidak jika merambah ke dunia online ? Penjualan lewat online, bisa lewat instagram atau facebook. Buatlah beberapa contoh untuk difoto dan dipajang.

Jika belum menemukan pasarnya, untuk diawal terapkan sistem pre order agar penjualan langsung habis dan tidak kedaluarsa.

Sebagai pembuat artikel online 

Anda suka menulis dan ingin menghasilkan uang dari kegiatan tersebut? Jika ya, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menjadi penulis artikel. Seiring anda menulis maka kecakapan anda di dunia kepenulisan semakin bertambah, tentu honor yang akan didapat semakin besar seiring dengan meningkatnya kualitas tulisan.  Bunda bisa melakukan kegiatan ini di sela-sela waktu misal ketika anak sedang tidur karena menulis memerlukan konsenstrasi.

Membuka kelas training  online. 

Dulu bunda pernah mempunyai pengalaman kerja atau pernah menjadi bagian marketing ? Anda bisa membuka kursus secara online.  Ada banyak kelas kursus yang diminati sekarang misal cara optimasi instagram, cara optimasi facebook, menggait reseller, cara memaksimalkan penjualan, cara managen waktu, dan lain-lain yang mana kursus tersebut bisa dilakukan hanya dari media grup whatsapp saja.
Demikian penjelasan beberapa bisnis yang bisa diterapkan melalui smartphone untuk mendapatkan penghasilan sampingan.

Untuk memulainya tidak sulit,  namun harus disesuaikan dengan passion anda agar anda menikmati pekerjaan yang anda jalankan ini.

Semoga bermanfaat ya

Untuk Bunda dan sista yang minat untuk mencoba produktif bisa kontak

Lusia Widyani

Konsultan bisnis & nutrisi kesehatan-kecantikan S3 Indonesia |WA 085230139924, line lusia_widyani.

 

Ketahui Jenis Tas Pria Yang Trendi Dan Fashionable

Seolah tak ingin tersaingi oleh kaum hawa. Saat ini tas untuk pria pun memiliki model dan bentuk serta desain yang beragam. Perkembangan fashion yang semakin pesat membuat tas pria tak hanya memiliki jenis backpack dan laptop bag saja, namun kini telah banyak jenis-jenis tas yang bisa dipilih oleh pria dan dapat disesuaikan dengan kegiatan yang mereka lakukan. Apa saja jenis-jenis tas tersebut? Simak informasi lengkap berikut ini.

Backpack

outdoor-1844275_960_720

Tas konvensional yang dikenakan di punggung. Meskipun memiliki bentuk yang konvensional, namun kompartemen backpack saat ini semakin disesuaikan dengan kebutuhan. Seperti misalnya backpack untuk pergi hiking atau mendaki gunung, membawa laptop, pergi kuliah atau sekolah, traveling dan lainnya.

Carryall

alvaro-serrano-133384

Tas jenis ini umumnya digunakan saat berpergian atau liburan. Carryall memiliki dua pegangan yang kaku dengan ukuran yang lebih besar, namun tidak sepanjang tas selempang. Sehingga kamu bisa membawanya di bahu.

Tote Bag

imani-clovis-97601

Totebag memiliki desain dan bentuk yang hampir mirip dengan carryall, hanya saja tote bag memiliki bentuk yang lebih tipis dan persegi panjang. Tote bag bisa dibawa dijinjing atau dipundak. Penampilannya yang lebih modern dan lembut menjadikan tas tote bag ini bisa digunakan dalam berbagai kegiatan seperti sekolah, kuliah dan berpergian.

Shoulder bag

iswanto-arif-75370

Tas pria jenis ini memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan tas pria yang sudah disebutkan diatas. Umumnya tas ini digunakan untuk membawa barang-barang ukuran kecil, dan digunakan untuk berpergian dengan menggunakan pakaian kasual.

Clutch Bag

www.komentarin.com

Tas yang memiliki ukuran lebih kecil dan tipis dari shoulder bag. Tas ini biasa dibawa dengan hanya menggunakan satu tangan. Seperti dompet namun ukurannya lebih besar. Awalnya tas cluth ini hanya dipakai oleh wanita, namun kini ada juga pria yang menggunakannya. Ruang yang terbatas menjadikan clutch bag ini hanya bisa memuat barang-barang penting saja. Clutch bag dapa dibawa untuk menghadiri acara formal ungga santai seperti pergi berbelanja.

Itulah jenis-jenis tas pria modern dan kekinian yang bisa menjadi pilihanmu. Tertarik untuk memilikinya? Jangan lupa sesuaikan dengan kebutuhanmu.

Ketika katak ingin menjadi lembu

Banyak orang yang bermimpi, banyak yang gagal tapi tidak sedikit pula yang berhasil membuktikan kata-katanya, sewaktu kecil kita juga punya impian yang besar entah itu terlihat gampang diraih ataupun sangat sulit bagi orang kebanyakan, respon orang pun bermacam-macam, ada yang mendukung serta tidak sedikit pula yang mencemoh, seumpama katak yang ingin menjadi lembu kata orang kebanyakan.

Peribahasa itu mungkin tepat menggambarkan diri saya pribadi, bagaimana tidak keputusan saya untuk pongah untuk masuk ke Universitas Brawijaya Malang sudah saya dengungkan sejak kelas 2 SMP, mengingat jaraknya Sulawesi Tenggara sangat jauh untuk kesana apalagi dengan kondisi orang tua yang hanya petani membuat banyak orang yang tidak percaya dengan kata-kata saya yang ingin masuk kesana walaupun secara akademis saya memang diatas rata-rata orang kebanyakan.

Alhasil di tahun terakhir SMP saya sudah dipanggil dengan nama si Braw, yang merupakan singkatan dari Brawijaya, saya cuek dan tidak peduli yang ketika SMA saya memilih untuk sekolah jauh dari tempat saya tinggal pun alasannya jelas, saya ingin mendapatkan akses yang lebih luas menuju Brawijaya, teman-teman SMP saya pun banyak yang tidak tahu, kalau beberapa tahun kemudian saya sampai ke kota Malang kemudian resmi menjadi mahasiswa Braw.

Tidak sedikit dari kita menganggap kecil sebuah impian, jujur saja dalam kehidupan kita sehari-hari walaupun sudah tahun 2016 kita masih menganggap dan menilai orang dari tampilan fisik atau apa yang mereka punya, perjuangan mereka belum jadi tolak ukur orang lain menganggap orang lain berharga, banyak yang tidak mau ngaku? saya yakin banyak yang bilang diri mereka fair tapi dalam keseharian secara tidak langsung seperti itu, BUKTI? banyak gak usah disebutkan satu persatu deh nanti kegeeran :D.

Tapi Seriously, banyak dari anak bangsa kita tidak berani bermimpi besar hanya karena anggapan dari kelemahan apa yang mereka punya, banyak yang menganggap kemampuan istimewa orang lain itu sangat baik akan tetepai ketika dia mengungkapkan impiannya langsung dijustifikasi dia tidak cocok untuk itu, oke saya ceritakan satu kisah nyata.

Daerah saya bernama Kambara, daerah yang berada diujung sepakan kaki K ulau sulawesi. Masyarakat disana sangat beragam bahkan kalau saya klaim sepihak Indonesia lengkap berada disana, mulai dari Aceh sampai Papua. Tapi itu bukan perhatian saya untuk peribahasa ini, akan tetapi saking banyaknya orang yang tidak berani bermimpi disana, saya punya teman sejak kelas 3 SD adalah saingat terberat saya, kami gantian menduduki posisi nomor 1 dikelas, bahkan ketika pemilihan murid teladan saya kalah telak oleh dia untung saja ketika lomba bidang studi dia IPA dan saya masuk IPS, kalau kita masuk dalam bidang yang sama mungkin saya gak akan bisa masuk lomba tingkat kabupaten saat itu.

SMP juga sama, sejak kelas 1 kami sekelas, rebutan juara saja kerjaannya sampai kelas dua walaupun akhirnya dikelas 3 dia harus kalah telak sampai masa kelulusan saya ambil juaranya, tapi tetap saja dia rival terberat saya dalam pencapaian masa sekolah akan tetapi sekarang dia jadi apa? ketika saya pulang kemarin tahun 2015, dia seorang petani dan juga pemabuk yang parah, saya sampai tertegun ngelihat dia beberapa kali dan sedang mengejar pesta miras dari desa ke desa, temanku yang pintar dan cerdas itu sudah hilang, dia tidak berani bermimpi jauh karena tekanan membuatnya harus seperti itu.

Yang kita tidak sadari bahwa tidak banyak anak yang mempunyai sifat katak ini, bahkan ribuan mungkin jutaan orang hidup hanya untuk membahagiakan orang tuanya, banyak yang bersekolah sesuai arahan ayahnya dan meninggalkan passionnya sebagai manusia lain yang bergairah ketika lahir dari rahim ibunya, kehidupan? telah membunuhnya perlahan bahwa secara umum sekeliling kita banyak yang hidup untuk menjustifikasi orang seperti apa dan harus kayak gimana? sementara banyak orang yang ingin menjadi lembu-lembu pilihan hidupnya sendiri. Di daerah saya, ratusan orang hidup sebagai petani karena sejak kecil sudah dijustifikasi miskin dan orang tuanya tidak punya uang untuk menyekolahkan dia di perguruan tinggi

Mereka tidak bisa nekat seperti katak yang ingin menjadi lembu di tahun 2004 menginjak kota Malang memegang uang 150.ooo yang hanya cukup satu kali tes SPMB.

Salam.

Melihat Indonesia dari sebuah toilet

Toilet, berapa kali kamu bersihkan sehari?

Sebuah ruangan berukuran 3 x 2 atau mungkin juga ada yang lebih kecil atau lebih besar memang menyimpan hal yang menarik, setidaknya beberapa pakar psikologi atau estetis menghubungkan kondisi toilet dalam sebuah rumah sebagai ukuran kebersihan atau erat kaitannya dengan pola perilaku orang yang berada didalamnya, mungkin hanya hotel berbintang yang mempunyai tingkat kebersihan sangat baik dalam hal ini. Mall pun kadang lalai dengan hal ini padahal punya bermacam fasilitas.

Kalau kita pergi ke tempat keramaian, berapa banyak toilet yang tersedia seperti hanya sebuah pelengkap saja tanpa perawatan yang berarti, banyak dari kita berjinjit jijik dengan air yang berserakan disekitar toilet atau yang paling jamak bau pesing dimana-mana, orang banyak beranggapan itu adalah perilaku perawatan pihak pengelola yang tidak telaten mengurus tempat tersebut akan tetapi sejatinya banyak yang tidak sadar kebersihan dalam ruangan kecil tersebut adalah tanggung jawab orang yang masuk kedalamnya, berapa banyak yang mengabaikan air buangan dari tubuh mereka muncrat kemana-mana dan tidak disiram lagi sebagai bentuk tanggung jawab, atau yang dengan cueknya membuang tissu bahkan lebih parah pembalut pun dibuang dengan tidak berpikir orang yang akan masuk setelahnya.

Tempat yang seharusnya bersih pun seringkali tidak diperhatikan kebersihannya, saya berkeliling dari Sumatra sampai Maluku, saya baru menemukan satu mesjid di daerah Lamongan yang toiletnya bersih, bahkan sekelas Istiqlal pun saya tidak nyaman untuk buang air besar di dalamnya, mau kita mengakui atau tidak berapa banyak mesjid yang kita masuki (bagi yang muslim) tidak ada puntung berserakan atau bau pesingnya lumayan mengganggu.

Patokan inilah yang membuat saya ingin melihat Indonesia dalam sebuah mindset tanggung jawab dari sebuah hal kecil yang bernama toilet, hampir semua rumah yang ada di negeri ini pasti dilengkapi ruangan ini, atau kalau tidak ada tentu saja kita banyak mengkategorikan sebagai daerah sangat terpencil, ukuran itulah yang kemudian ternyata apabila ditelaah lebih lanjut dalam penggunaan ruangan ini saja kita tidak telaten, apalagi untuk mengurus hal yang lebih besar.

Buang air kecil selanjutnya menyiram air seni yang kita keluarkan dengan air hanya perlu waktu sebentar, membersihkannya seminggu sekali pun bukanlah hal yang berat, padahal apabila ada tamu yang bertamu ke rumah kita dan mendapati toilet kita tidak layak semntara rumah kita terlihat sangat bagus dari depan tentu saja kita sangat malu, begitu juga dengan negeri kita, kita menampilkan diri sebagai salah satu negara timur yang mempunyai sikap malu, segan dan menghormati orang lain akan tetapi di dalamnya menyimpan rahasia kita sebuah bangsa yang punya borok kelakuan tersembunyi dan akan ketahuan ketika orang lain masuk kedalam negeri kita lebih dalam.

Indonesia bagaikan toilet yang berada dimana-mana, dimasuki oleh siapa saja, dipakai oleh banyak orang di tepi jalan untuk mencari nafkah dengan selembar uang kecil sebagai balas jasa.

Indonesia bagaikan toilet yang bisa disiram dengan memakai gayung atau instan memakai tombol flush akan tetapi tetap saja masih bau pesingnya dimana-mana apabila tidak dirawat oleh yang punya.

Indonesia hanya bisa melihat kemewahan sebuah toilet yang ada di hotel-hotel bintang lima, bersih akan tetapi hanya bisa dirasakan oleh kalangan atas sementara kalangan bawah ada yang punya toilet terbang (kotorannya ditaruh diplastik terus dibuang entah dimana)

Negeri kita mengaku sebagai bangsa yang bermoral, sibuk mengurusi kealiman seseorang akan tetapi seringkali lupa dengan borok kita sendiri. seperti toilet yang ada dalam rumah kita.

Indonesia.

Perjuangan kaum minoritas

Kalau menonton film tentang biografi sport di amerika, banyak sekali tema film yang membahas bagaimana perjuangan kaum minoritas di sana sebut saja di film 42, I am Ali atau film yang beberapa kali saya tonton yaitu film Express.

sukses-berkah-kaum-muslimin-di-indonesia-menjadi-minoritas
Ilustrasi minoritas. Sumber : bisnisaceh.com

Yang sangat kentara itu adalah film Express, bagaimana paman dari Erien Davis menjadikan Jackie Robinson sebagai salah satu tolak ukur dalam membina mental keponakannya, apalagi saat itu sedang gencar-gencarnya perjuangan Martin Luther King dalam perjuangan kelasnya untuk bangsa kulit hitam. Di film ini paman dari Erien Davis paham bahwa yang dilakukan oleh Jackie Robinson adalah salah satu cara untuk menyamaratakan kaum kulit hitam di Amerika dengan berprestasi di Baseball.

Ketika Erien Davis masuk Texas dalam pertandingan Cotton Bowl melawan klub tuan rumah terlihat bagaimana sara yang menentangnya bahkan hanya untuk lewat didepan gedung hotel orang kulit putih. Tapi ketika dia berhasil membawa kemenangan untuk timnya maka dia sudah melakukan perubahan pandangan itu sendiri, setidaknya teman-teman timnya merasa dia adalah bagian dari mereka yang berkulit putih.

Perjuangan kelas adalah hal yang lama dilakukan, bayangin yang dilakukan oleh Martin Luther King sekitar tahun 1950an, dan Amerika bisa menerima presiden berkulit hitam ditahun 2009, dan itu perjalanan yang sangat panjang dan mereka melakukannya secara simultan dari olahraga, musik sampai politik.

Begitu juga dengan isu-isu minoritas yang lain, dan beberapa dekade belakangan ini terjadi gelombang besar perubahan pola pikir masyarakat tentang hal yang berbau minoritas walaupun kalau melihat di Indonesia masih cukup tampak nyata dibeberapa segi, dan proses untuk menuju hal itu masih cukup lama.

Dan bisakah itu dilakukan oleh kita, kalau untuk hal yang berbau non agama mungkin saja akan cepat berubah tapi kalau untuk agama dan mengingat konsennya para pelaku kapitalis memainkan isu tersebut untuk mengambil keuntungan sepertinya masih sangat lama untuk bisa menjadikan minoritas sebagai hal yang biasa.

Catatan dunia tentang rasa kehilangan

Sejarah banyak mencatat tentang bagaimana sebuah kehilangan menjadi sebuah sebab sebuah keterpurukan atau sebaliknya akan menciptakan lonjakan yang besar dalam hidup seseorang, kita pasti banyak mengingat tentang kisah Romeo dan Juliet yang sama-sama mati karena meminum racun kesedihan ditinggal kekasih tercintanya, atau tidak perlu jauh-jauh bagaimana cinta seorang Habibie pada Ainun yang membuatnya selalu mengirimkan bunga di kalibata, setiap jumat untuk menyembuhkan rasa kehilangan dilakukan dengan berdoa di pusaranya.

orang-duduk-sendirian-sore-hari

Bagaimana sang diktator negeri ini, sejak kehilangan sosok Ibu Tien publik banyak yang menilai cahaya hidup Soeharto seakan redup dari wajahnya dan ternyata cahaya kekuasaannya pun hilang beberapa tahun setelah kehilangan permaisurinya. Kita juga tentu menyadari bahwa kehilangan telah menjadi saksi sebuah kehidupan baik dulu sampai sekarang, Marah Rusli pun menggambarkan sosok Samsulbahri yang berubah menjadi Letnan Mas yang tidak mati-mati walaupun menerjang peluru tanpa pelindung, bukan karena keberanian tapi rasa kehilangan membuatnya ingin segera mati setelah Siti Nurbaya dinikahi Datuk Maringgih.

Tetapi apakah kemudian kehilangan menjadikan kita pantas untuk mati.

Akan tetapi sejatinya kehilangan dan duka yang mendalam membuat orang dapat menghentikan fungsi organnya, setidaknya ilmu kesehatan mencatat itu dengan disebut sindrom patah hati yang merupakan suatu kondisi hati sementara yang sering disebabkan oleh situasi stres, seperti kematian orang yang dicintai. Orang-orang dengan sindrom patah hati mungkin memiliki nyeri dada tiba-tiba atau berpikir bahwa mereka sedang mengalami serangan jantung. Dalam sindrom patah hati, ada gangguan sementara fungsi pemompaan jantung yang normal.

Lantas apakah kemudian wajar kita meratapi sebuah kehilangan, ternyata secara ilmu pengetahuan juga dapat menganalisis itu, atau mungkin itu hanya dianggap kesedihan karena orang yang dicintainya meninggal, bagaimana dengan orang yang mengalami patah hati karena ditolak atau diputuskan oleh orang yang dikasihinya, ada beberapa jurnal tentang syaraf yang mencoba membahas itu, bahwa ketika seorang patah hati entah itu diputuskan atau ditolak bagian otak tertentu bekerja merespons perpisahan itu dengan kebutuhan untuk terus bersama dan afeksi dan akhirnya ketika gagal dipenuhi, ia menimbulkan perasaan sedih dan menderita.

Dalam sejarah masyarakat tradisional pun tercatat bahwa kehilangan bisa menjadi salah satu alasan untuk melakukan ritual adat yang extrim, kita mungkin pernah menonton Denias ketika ibunya meninggal maka ayahnya akan memotong salah satu jari tangannya sebagai satu bentuk rasa kehilangan, atau yang paling extrim ada di suku Kaulong dengan ritual mencekik janda dimana ketika suaminya meninggal, maka sang janda tersebut memanggil seluruh saudaranya untuk mencekiknya sampai mati secara sadar.

Kehilangan itu tidak sesederhana yang kita bayangkan, setidaknya sejarah telah banyak membuktikan secara fiksi sampai masyarakat tradisional pun berbicara tentang dampak hal tersebut, tapi akhirnya yang kehilangan harus terbiasa untuk melakukan satu hal yaitu bertahan tanpa bayang kehilangannya, tidak lebih.

Jonru dan hal-hal remeh yang kita nabikan

Banyak sekali seliweran berita tentang nama ini di beranda facebook saya dalam beberapa hari terakhir, sampai semalam kemudian saya memutuskan menulis sudut pandang saya tentang orang yang bernama asli Jon Riah Ukur ini, padahal sejak dulu pertama kali melihat blognya dia diawal saya belajar ngeblog, kemudian dia ikutan juga dalam komunitas blog keroyokan yang saya ikuti lebih dulu, saya termasuk orang yang gak ingin berkomentar tentang segala perilaku yang ingin dianggapnya benar.

RTEmagicC_klakson.jpg
Source : Gito-touring

Masalah terbesar yang sebenarnya menggelitik adalah bagaimana dengan fokus kita pada kebenaran pada data-data yang diumbar di media, bagaimana daya analisis kita tentang sesuatu hal yang mentah, remeh dan kemudian dipercaya menjadi satu kebenaran, masalahnya adalah di diri kita pribadi yang kemudian mereaksikan sesuatu hal secara berlebihan padahal tau betul bahwa apa yang diberitakan itu tidak benar, yang kita lupa juga adalah bagaimana alogaritma search engine bekerja dari banyaknya hal yang kita sempatkan untuk berkomentar padahal kita telah melakukan hal yang setara dengan orang yang mendewakannya, yaitu mentenarkan dia sebagai sebuah individu.

Hal lain yang lebih gak tega saya melihatnya bahwa kita dinegeri ini sangat butuh bombastisitas terhadap sesuatu hal, sehingga ada yang sebuah media baik itu sebuah website atau sekedar fanpage di facebook kita menjadikannya sesuatu kebenaran, padahal ketika dirunut kembali fakta-fakta pendukungnya sangat lemah semisal yang saya beri contoh tentang nama asli Jokowi yang katanya keturunan Tionghoa, atau juga tentang Ibunya yang dapat tuduhan yang sama, kita ribut mencoba percaya dan menghubung-hubungkan dengan semua hal ketika tersambung sedikit lantas mengiyakannya sebagai sebuah kebenaran, dimana nalar kita melihat muka Jawa dibilang keturunan Tionghoa.

Dalam ruang sosial yang ilmunya selalu berkembang dan mengikuti perkembangan zaman tentu saja banyak sekali celah dalam membahas sesuatu hal apalagi untuk membuat perbedaan, karena dalam sebuah buku saja  bisa kita nilai hanya dari cover, ringkasannya, halaman terakhir buku, membaca setengah yang tentu berbeda dengan pendapat orang yang sudah membaca buku tersebut secara utuh yang walaupun dalam beberapa kasus orang yang membaca utuh juga tidak paham-paham banget tentang apa yang dibacanya, itulah ruang ilmu.

Akan tetapi yang tragis kemudian adalah banyak yang mencuplik beberapa kalimat dalam buku dan mengaku sudah membaca utuh bukunya, hanya membaca sampai halaman kesekian tapi serasa sudah tahu dengan semua hal dan yang lebih menyedihkan lagi itu adalah sebagian besar kita, hidup dalam ruang komunikasi terbesar umat manusia bernama sosial media dan internet tapi masih purba dalam memanfaatkan informasi untuk mendapatkan kebenaran sebelum membela sesuatu hal yang dianggapnya benar dengan pengetahuan yang sangat sedikit walaupun aslinya masih hitam putih.

Menyikapi sosok ini sebenarnya bagi saya simple saja, dia menggapai semua hal dengan apa yang dipostingnya dan kita hanya terjebak mengkomentari apa yang dilakukannya itu benar atau salah dan hanya sibuk bertengkar dengan orang lain yang kebetulan masih berada dalam dunia hitam putih, yang seringkali kita lupa adalah kebenaran selalu menemukan jalannya sendiri untuk membuktikan sebagai sebuah hal yang benar, dan beberapa fakta yang terjadi adalah apa yang dikatakan oleh sosok tersebut juga terbukti kebohongannya.

Yang menjadi hal lain perhatian saya adalah kita terjebak untuk menjadi benar ketika menemukan sosok ini salah, dan ketika hal itu terjadi apa yang membedakan kita dengan sosok tersebut, kita sama-sama terjebak dengan kenikmatan untuk menjadi benar dan menjadi paling benar dimata orang lain.

Dan bagi saya Jonru itu adalah remeh.