Kalau ke Sampang wajib mampir ke Kaldu Al-Ghazali

Sampang, daerah penghasil garam terbesar di Indonesia. terletak di tengah antara Bangkalan dan Pamekasan yang bisa dibilang merupakan daerah yang ada di Pulau Madura paling kecil, iya gak sih?

Jadi ceritanya sebelum ada kejadian seperti yang diceritakan di sini, saya dan teman-teman berkeliling Kab. Sampang dari utara sampai selatan bahkan sampai nyasar juga di Tanjung Bumi, daerah paling utara Bangkalan. Maklum dengan hanya mengandalkan GPS dan nanya-nanya orang sekitar tentang objek penelitian yang kami cari.

Selama berada disana kami menginap di Camplong, salah satu daerah terujung selatan Sampang, kata teman yang asli daerah sana dari tempat kami menginap sampai Pamekasan itu cuma 20 menit, cukup dekat yang membuat orang Camplong kadang kalau belanja lebih suka ke Pamekasan yang memang bisa dibilang kotanya lebih besar daripada Sampang.

Untuk makanan memang tidak banyak yang istimewa dari kota ini, kami praktis hanya makan di 3 tempat dalam 5 hari perjalanan, bahkan Restoran Pantai  Camplong itu tempat makan kami selama 4 hari dan satu tempat makan bernama Nikmat serta satu lagi Kaldu Al Ghazali.

Untuk Restoran Pantai Camplong tidak ada yang istimewa disini, makanannya pun hampir sama dengan tempat makan yang lain tapi untuk daerah sana itu termasuk tempat yang hits apalagi dengan bonus pantai Camplong yang kadang katanya seru dipakai pacaran malam oleh pemuda setempat.

Ini Sedikit Gambar yang diambil menu yang ada disana. IMG_20170703_190453_HDR_optimized

IMG_20170703_195457_HDR_optimized

IMG_20170703_195551_HDR_optimized

Menunya termasuk biasa kan? makanya yang pengen saya bahas sebenarnya adalah salah satu tempat makan yang ada di Sampang dan termasuk hits, kalau orang yang melewati jalur selatan ke arah Pamekasan dan Sumenep begitu juga sebaliknya selalu mampir tempat ini karena berada dijalur utama, pada awalnya juga kami gak ngeh sampai satu teman yang asli Pamekasan melihat postingan IG kami dan menyuruh mampir ke tempat yang bernama Kaldu Al Ghazali.

IMG-20170704-WA0025

Awalnya kami gak paham dengan apa yang disebut Kaldu itu, kami mengira itu hanyalah sebuah makanan berkuah dengan kaldu ayam atau sapi yang istimewa sampai makanan itu sampai di Meja.

19665281_10209950568825796_7605623035775257551_n

Maaf fotonya tidak begitu jelas, frame rate kameranya jelek. :p

Ternyata yang dimaksud Kaldu itu adalah Tulang Sapi yang gedenya masya allah, orang didaerah lain mungkin ada yang jual ini tapi lebih erat dengan sebutan Sum-sum entah dicampur dengan bakso menjadi bakso sum-sum atau dengan kreasi makanan yang lain, sejak pertama saya lihat sudah langsung yakin bahwa makanan itu tidak akan sanggup dihabiskan, ini pernah serupa saya alami ketika makan sum-sum tulang kerbau di Medan, tapi saat itu lagi kurus banget jadi gak khawatir, tapi dengan berat badan sudah miring ke kanan membuat saya berpikir ulang makan ini banyak-banyak, tapi tidak begitu dengan kedua teman saya, mereka dengan lahap menghabiskan satu porsi itu sampai tandas.

IMG-20170704-WA0026

Satu porsi 😀

Rasanya memang enak, keseluruhan daging terasa sangat lembut di gigit dengan aroma kuah yang menggoda dan seluruh daging yang menempel ditulang semuanya bisa diambil dengan sendok, tanpa perlu disediakan pisau kecil seperti yang pernah saya makan di Lombok. Entah butuh berapa lama mereka mengolah tulang sapi dengan daging yang masih banyak dan gajih berwarna putih menjadi selembut itu.

Depot Kaldu Al Ghazali tidak hanya menyediakan kaldu saja, mereka juga menyediakan soto iga, lalapan, nasi rawon dan nasi rames tapi menu yang ada itu banyak kami temukan didaerah lain makanya kaldunya menjadi istimewa.

Harga kaldu termasuk cukup murah, hanya dengan merogoh kocek 45.000 satu porsi kita dapat merasakan kenikmatan yang pasti jarang kamu dapatkan di daerah lain ada juga katanya yang spesial dengan harga 65.000,- tapi tidak kami pesan.

Untuk kamu yang kalau ada kesempatan ke arah Sampang, Pamekasan atau Sumenep wajib singah ditempat ini, karena Depot Al Ghazali berada di daerah jalan utama jalur selatan pulau Madura.

Depot Al Ghazali 
Daerah Tanglok
Jl. Diponegoro 34A Sampang,
Harga 45.000-65.000

N.B : maaf fotonya diambil tidak terlalu bagus, karena kamera hpnya jadul 😀

Iklan


Kategori:culinary

Tag:, , , , ,

1 reply

Trackbacks

  1. Asyiknya Robusta Cafe di Bangkalan – Komentarin.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: