Lora Island, tempat yang ternyata keren di kampungku

Kemarin secara tidak sengaja saya ketemu salah satu pulau yang kerennya gak kalah sama destinasi wisata mentereng ditempat lain, serius itu bener (gaya promosi). Kenapa tidak sengaja karena pulau indah ini ditemukan ketika saya pergi melihat salah satu gua kelelawar yang kami jadikan untuk tempat kami menambang kotorannya dan dijual menjadi pupuk organik di negaranya Mr. Trump.

bpt6nsaaynw

Pulau itu bernama Lora Island, yang terdiri dari dua daratan terpisah oleh air laut beberapa kilometer yang membedakannya menjadi pulau berpenghuni dengan tak berpenghuni, pulau yang berpenghuni itulah yang disebut Lora, daratannya memang tersambung dengan Bombana (lain waktu akan saya ceritakan uniknya dimana satu pulau yang lebarnya tidak lebih dari 1 kilometer persegi ini punya penduduk dengan 12 bahasa daerah). Sementara pulau yang tidak berpenghuni itulah yang kemudian menjadi sasaran kekaguman, dimana indahnya menjadikannya rindu untuk kembali.

Pulau tak berpenghuni itu aslinya belum bernama loh, dan masyarakat yang menjadi nelayan disekelilingnya pun tidak sadar dengan keindahan yang dipunyai oleh pulau yang hanya sepelemparan batu dari tempat tinggal mereka. Tempat tinggal kami di Pulau Muna dengan geografi kepulaunnya memang punya destinasi wisata yang tidak kalah keren dengan tempat lain, setidaknya dari pengalaman saya keliling Indonesia dan mengelilingi destinasi wisatanya bisa secara objektif saya nilai bahwa tempat-tempatnya memang bagus banget, gak percaya ? coba lihat di artikel tentang Napabale dan Meleura deh, artikel setahun lebih yang lalu.

Kembali ke Lora Island, pulau ini kami datangi dengan dua jam menumpang kapal bermotor kecil yang kami sewa dari Desa Tondasi, Muna Barat. Air bergelombang memang menjadi teman sepanjang perjalanan, bahkan kalau lagi angin keras banget bisa ketemu tuh ombak setinggi 4 meter yang menghiasi sepanjang perjalanan, untung saja kemarin kami gak ketemu hanya pusaran air kecil di dua tempat yang katanya sering menenggelamkan beberapa kapal nelayan.

bpr_og8getq

Setiba di Lora kita bisa bermain dengan panjangnya pasir putih yang kalau diukur mungkin lebih dari 1 kilometer, serius ini panjang banget. Lora Islan djuga punya terumbu karang yang masih alami, walaupun memang gugusannya tidak berwarna-warni indah seperti yang pernah saya temui di Bunaken ataupun di Wakatobi apalagi indahnya Raja ampat, memang tidak seindah itu, tapi untuk ukuran daerah yang tidak pernah diketahui gugusan terumbu karang terawat ini patut diacungin jempol.

bpt_wbqauyf

Yang paling menarik bagi saya sebenarnya bebatuannya, karena batu yang ada disana adalah seperti batu marmer yang mahal itu, dan gampang sekali untuk diambil, hanya peru dicungkil sedikit maka kita bisa dapat seukuran panjang batu warna-warni yang gepeng dan tinggal dihaluskan saja.

Spot fotonya? Jangan Tanya deh, bagi kamu yang butuh tempat yang instagramable untuk dipajang di social media yang kamu punya yakin deh ini wajib masuk dalam list kamu.

bpt65-wgy7s

bpt6inigh8q

Bagaimana untuk kesana?

Caranya gampang banget, kalau bagi yang berada di luar Sulawesi Tenggara, kamu cari dulu deh gimana caranya bisa sampai ke Kendari dulu, bisa naik pesawat atau kapal laut, nyampe di kendari nyari deh angkutan yang mengarah ke Bombana (Bisa lewat Terminal Kota Kendari atau nyewa kendaraan langsung kesana) sampai di Bombana tanya saja orang disana arah ke Lora, hanya 30 menit perjalanan dari kota Bombana kamu bisa sampai di dermaga Lora dan disana banyak kapal nelayan yang bisa nganterin kamu ditempat-tempat yang keren seperti yang ada di artikel ini, karena tempat ini tak bernama maka saya sebut Lora Island aja, dan masyarakat sana pasti belum paham maka bilang aja ” Ini ada di Ujung Lora yang mengarah ke Pulau Masudu” pasti nelayan disana paham deh.

Itu cara yang paling cepat untuk kesana, karena kalau kamu mau lewat Desa Tondasi seperti saya kamu harus nyebrang dulu ke kota Raha terus naik mobil lagi ke Desa Tondasi, bisa 7 jam perjalanan lebih, atau bisa juga naik Damri dari Kendari langsung Desa Tondasi.

bpt82k5geus

Bingung? mau aku anter ? sini main ke kampungku :D.

img-20170129-wa0005

Iklan


Kategori:travelling

Tag:, , , ,

3 replies

  1. Kapaaan bisa ke sana. Mungkin kalau anak-anak aku udah besar. Aamiin…

    Suka

  2. Sepi banget ya pulaunya, kalau dilihat dari foto-foto yang disajikan. Mungkin cocok untuk kolektor batu. Atau orang yang senang bertapa.
    Ada nggak sih yang ke sana lalu menginap barang semalam aja?

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: