Relasi sebuah kata TIDAK

Kata “Tidak” adalah sebuah kata yang utuh” kata Deepak Sehgaal yang diperankan oleh Amitha Bachan dalam film PINK yang rilis beberapa bulan yang lalu, kata sederhana ini bermakna utuh dalam sebuah realitas kehidupan, ketika orang lain berkata tidak maka yang terucap adalah sebuah penolakan dan penyangkalan.

Paling tidak ada tiga narasi umum dalam kata tentang sebuah asal-usul kata tidak, narasi ini berkisah tentang 3 hubungan itu dalam sebuah konsep utuh yang menghubungkannya dalam sebuah relasi, narasi yang pertama adalah kata Tidak itu sendiri yang berelasi dengan makna kata yang dalam realitas berbeda bunyi masing-masing orang bahkan dalam bahasa kedaerahan hal tersebut berbeda akan tetapi tetap saja satu arti, atau pernah juga kita melihat orang dengan tingkat kematangan kata yang luar biasa mampu mengatakan hal dengan kata IYA sebagai lawan kata TIDAK akan tetapi mempunyai arti yang sesuai dengan lawannya, hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan dalam tesis Ernst Cassirer bahwa manusia adalah makhluk simbolik. Akibatnya, bahasa yang tadinya ditengarai sebagai yang mengelakan kita dari realitas sejati justru menjadi realitas itu sendiri.

Narasi yang kedua adalah tentang kata TIDAK sebagai sebuah kata yang menegaskan dengan imbuhan Me-Kan atau hubungan kata lain maka dia bertranformasi untuk menguatkan hal yang ingin diucapkan, meniadakan dengan tegas apa yang dinyatakan sebagai sebuah kebenaran parsial, bahwa sesungguhnya sebuah hal direalitaskan dengan tafsiran sesuai pengalaman yang dilakukan dan makna kata TIDAK ini adalah kutub lain dari realitas yang berlawanan tersebut.

Narasi ketiga adalah TIDAK sebagai sebuah sifat dari hasil sebuah pengalaman, Tidak-tidak, bukan-bukan, aneh-aneh adalah relasi lain sebuah kata tidak yang mencerminkan sebuah hal negatif yang dilakukan oleh orang lain.

Dalam makna yang dalam sejatinya sebuah kata TIDAK yang mengisyaratkan penolakan, maka secara umum apabila orang lain mengatakan hal tersebut realitasnya harus dipatuhi oleh orang lain kebanyakan bahkan dalam makna yang kasar dalam film PINK yang dibintangi oleh aktor gaek kenamaan India itu, dalam hubungan suami istri sekalipun apabila sebuah istri mengatakan TIDAK apabila suaminya meminta melakukan hubungan maka haruslah dihormati sebagai sebuah keputusan penolakan yang tidak bisa dilawan oleh pemaksaan.

Kata Tidak haruslah dimaknai secara utuh baik secara individual atapun secara relasi dengan hal lain.

*Sumber gambar : http://www.nyunyu.com

Iklan


Kategori:Humanities

Tag:, , , , , ,

2 replies

  1. Tidak berarti penolakan atau penyangkalan
    Maka ketika mengucapkan kata “tidak” selayaknya telah melalui pertimbangan matang agar tak mengecewakan atau menyakiti

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: