Telat nonton film Single garapannya Raditya Dika

Karena dulu pas keluar gak begitu minat nonton film ini, gak familiar dengan judulnya yang tidak ada dalam daftar bukunya Radit , makanya memutuskan nunggu DVDnya aja keluar buat nonton, dan kemarin baru sempat lihat karena kebetulan teman beli.

Pas awal film sudah terlihat banget kalau film ini menurut  saya jauh dengan karya Raditya Dika yang setelahnya dalam film Koala Kumal, akan tetapi awalnya terlihat sama banget ketemu di Cafe lantas ngomongin masalah undangan, dan satu lagi model undangan Vina dan Rizky yang ditunjukin itu mirip banget sama model undangan Dika dan Andrea yang ditunjukin sama Ernest ketika Dika ngelihat model undangannya di film Koala Kumal.

Secara garis besar kisah Ebi dalam film Single ini sama dengan kisah-kisah cinta film Radit sebelumnya, akan tetapi bedanya ini sangat parah ngenes jomblonya, kalau tokoh Miko saja tidak separah Ebi ini gugupnya kalau ngadepin cowok dan semua serba diajarin sama Victor dan Wawan yang juga tidak expert banget dalam urusan percintaan, dengan kata lain Ebi salah milih teman untuk mendapatkan advice cinta, kalau boleh dibilang Hangout Circlenya si Ebi memang tidak cocok untuk bisa dapetin cewek idaman dan ujung-ujungnya ternyata akhirnya naksir cewek yang ada dalam satu kostan, Si Angel anak kostan baru.

Permasalahannya kemudian ketika mendekati Angel adalah bagaimana Ebi berpikir bagaimana membuat Angel terkesan, Dia fokus pada hal-hal yang tidak dimilikinya bahkan dipaksakan sampai mengiyakan untuk sky diving sebuah extrem sport yang tidak pernah dicoba, bahkan mencoba menantang face to face pada orang yang sudah dianggap kakak oleh Angel karena saran edan dari Wawan.

Pelajaran yang dapat diambil dari film ini adalah bagaimana dalam mengejar seseorang yang kita suka tidak perlu menjadi orang lain, mengusahakan yang berlebihan diluar batas kemampuan serta masalah kisah cinta gak sepenuhnya benar berasal dari teman sendiri, beda cewek beda kasus dan juga caranya sehingga yang mengenal cewek itu adalah kita mencari advice dari orang yang tidak begitu kenal juga salah dan satu hal yang paling penting untuk dapetin cewek berarti lingkaran pertemanan juga harus diperluas.

Untuk sebagai hiburan film Single ya sangat bisalah, walaupun momen lucunya serasa nonton situasi komedi yang lucu karena salah paham, salah mengerti dan juga salah sikap dalam suatu momen, dan penampilan Babe Cabita serta Panji gak begitu membantu dalam membangun situasi komedinya, terasa datar aja gitu, apalagi dengan model ekspresifnya Chandraliow yang terkesan tidak alami jadiin momennya gak pas banget

Saya nunggu banget filmnya Radit, karena suka dengan cerita di Kambing Jantan, kemudia Cinta Brontosaurus itu oke banget, Cinta dalam Kardus banyak banget nilainya yang bisa diambil, film Koala kumal skrip dan lucunya juga semakin oke, semoga film Hangout yang bertema  Comedy Thriller bisa lebih baik dari film Radit yang sebelumnya.

Berkarya terus Bang Radit.

Iklan


Kategori:film

Tag:, , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: