BFG, Spielberg dan Imajinasi yang tidak pernah usai

Berbicara tentang Spielberg adalah berbicara tentang film, seolah sosoknya adalah refleksi dari semua film sukses dan tentu saja penuh dengan daya imajinasi yang luar biasa, sebut saja mulai film Hook, Jurasic Park, Avatar dan sampai film terbarunya yang baru rilis dalam bulan ini, BFG yang merupakan akronim dari BIG Friendly Giant.

the-bfg-mvoie-2016-a-steven-spielberg-film-jpeg-1

BGF bercerita tentang Sophie seorang anak yang berkenalan dengan seorang raksasa akan tetapi raksasa yang dikenalnya itu merupakan yang paling kecil di kaumnya, ukurannya hanya sepaha raksasa biasanya, selaian berbeda secara ukuran, dia juga tidak makan daging manusia, hanya makan sayuran (raksasa vegetarian).Selain tidak mempunyai sifat kanibal raksasa ini juga lucu dan ramah sehingga dipanggillkah menjadi BFG (Big Friendly Giant)

Uniknya pekerjaan BFG  ini adalah penangkap mimpi, jadi dataran tempat tinggal para raksasa ini berdekatan dengan tanah mimpi dan BFG kerjaannya menangkap mimpi di dataran tanah mimpi kemudian menggabung-gabungkannya menjadi satu mimpi indah dan akhirnya akan ditiupkan kepada manusia yang perasaan hatinya dapat ditangkap oleh dia.

Tentu saja selain berkenalan dengan sosok BFG yang ramah Sophie juga menjadi incaran pada raksasa buas lain yang suka memakan manusia, konflik itulah yang membawa mereka untuk menemukan rencana bagaiman mencegah anak-anak tidak diambil oleh para raksasa dan dijadikan santapan malam mereka.

Sejak awal film ini begitu memukau saya, bahkan sejak ngelihat trailernya beberapa bulan lalu dan nunggu banget, pas awal filmnya segala bentuk adegan yang pernah saya lihat di film lain tidak terdapat disini, bagaimana sosok BFG yang tiap malam harus turun kebumi dan meniupkan mimpi, dengan tubuh raksasanya mereka mampu menyamarkan diri dan ini unik banget caranya, kita bakal kepikiran dah model alur kayak gitu, makanya saya bilang ini idenya film ini luar biasa.

Walaupun memang harus diakui alur ceritanya untuk ukuran penonton yang tau ritme cerita, ketegangannya tidak terlalu terasa bahkan cenderung datar dan biasa saja, apalagi saya tidak sepakat dengan endingnya yang hanya gitu doank, tapi saya berkesimpulan bahwa film ini sepertinya hanya pembuka doank, hanya nganterin perkenalan antara Sophie dengan BFG, konflik batin antara mereka berdua dan akhirnya tercipta satu hubungan antara anak kecil dan raksasa yang tidak biasa.

Secara ide BFG ini adalah adapatasi dari novel karangan dari Road Dahl dan dieksekui dengan baik oleh Spielberg ,nunggu Avatar yang katanya hadir di akhir tahun ini, eh ternyata ada film dengan tema diluar pola pikir orang lebih dulu hadir. Kadang saya iri dengan kejeniusannya membuat film dan bagaimana caranya menggali ide bahkan tampilannya juga beda banget dengan director lain, tetap saja salut.

Good Movie Mr, ditunggu cerita lainnya dan gak sabar nunggu BFG 2 dan Avatar 😀

Iklan


Kategori:film

Tag:, , , , , , , ,

1 reply

  1. Wahh keren reviewnya min…

    Yuuk bagi yg penasaran sama filmnya tapi blom sempet ke Bioskop, bisa kunjungi blog saya
    tinggal klik di bagian nama saya 😀

    Terimakasih admin…

    #SIMPLESHARING
    #AND
    #DOWNLOADMOVIE

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: