Review film Rustom, dari 3 peluru menentukan nasib sebuah negara

Bagaimana jika kamu menjadi seorang angkatan laut atau pelaut yang harus berlayar berbulan-bulan dan ketika pulang ternyata istrimu sedang pergi tidur dengan laki-laki lain, itulah yang dirasakan seorang Rustom atau yang sepanjang film dipanggil sebagai Comander Pavri, ketika pulang istrinya ternyata sedang berlibur dengan pria lain dan dengan kemarahan yang luar biasa akhirnya Rustom membunuh laki-laki itu dan menyerahkan diri ke kantor polisi, yang mengejutkannya adalah ketika di persidangan dia malah mengaku tidak bersalah.

rustom-7591

Source :indianexpress.com

Kalau melihat film Akshay Kumar yang pernah saya bahas yang berjudul Special 26, kalian pasti akan tau kalau endingnya filmnya akan tidak terduga dan semua hal tersebut sudah terencana dengan baik, begitu juga dengan film ini kalian akan merasakan ketegangan sejak awal dan mungkin juga diawal akan merasa marah terhadap istri Rustom yang bernama Chintya.

Tapi walaupun berlatar belakang kemarahan karena perselingkuhan istrinya, sejatinya film ini sama dengan cerita india lain saat ini, alur ceritanya susah ditebak dan banyak sekali kejutan yang didapat didalamnya, dan yang lebih mengejutkan kasus pembunuhan tersebut merupakan buntut atas keidealisan seorang perwira angkatan laut si Comander Rustom Pavri ini atas sebuah kasus korupsi yang menimpa kementerian pertahanan khususnya angkatan laut dan 3 peluru yang bersarang di dada Vikram itu adalah sebuah bentuk penyelamatan sebuah kasus korupsi kala itu.

Film ini beralur maju mundur yang sangat apik dengan menampilkan latar kota Bombay yang sekarang sudah berganti nama Mumbay, settingnya pun diawal kemerdekaan negara India atas Inggris, pengaruh negara britania itu masih sangat terasa baik dalam segi pemerintahan atau budaya pada saat itu.

Sinematorgrafinya yang menarik tersebut membuat film ini sangat layak tonton, Comander Pavri yang diperankan oleh Akshay Kumar bermain sangat baik di film ini, sangat dingin, tenang dan berstrategi, begitu juga dengan Ileana D’Cruz yang memerankan Chintya seorang istri yang berselingkuh karena kesepian dan wajah penyesalannnya yang muncul sepanjang film pun begitu mengena, dan juga seorang Inspektur Vincent Lobo yang diperankan Pawan Malhotra dengan aktingnya yang mengena begitu idealis untuk memecahkan sebuah kasus tanpa memperdulikan pihak manapun yang terlibat.

Film ini sangat layak nonton deh, banyak nilai didalamnya walaupun memang dengan grading yang sangat biasa film ini menjadi kurang berwarna, mungkin ingin menyesuaikan settingnya di tahun 1950an saja akan tetapi secara cerita ini oke banget kok dan apalagi isunya film ini merupakan kejadian yang pernah ada di India sana akan tetapi diceritakan dengan bumbu sedikit agar lebih layak tonton.

Selamat menonton ya.

Iklan


Kategori:film

Tag:, , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: