Ketika manusia tak bisa lagi dipercaya, maka hantu pun ikut pemilu, Boothnath Returns movie

Secara sarkastik film ini menyindir dengan tegas perilaku pemilu yang ada di negara India, dengan kembalinya seorang hantu yang bernama Mr. Boothnath ke dunia dan melakukan tugasnya demi kelangsungan hidup sebuah negara dan warga negara yang ada saat ini serta yang akan lahir dikemudian hari, kalau ngelihat sebagai sebuah perilaku umum kita mungkin menyangka ini hanyalah khayalan belaka tapi nilai yang ada didalamnya begitu menohok dan rugi banget gak pernah nonton sebagus ini.

bhoothnathstory

Bermula seorang yang sudah meninggal dan menjadi hantu akan kembali pada istana hantu untuk sejenak beristirahat dan menunggu antrian untuk dilahirkan kembali manusia sementara kalau yang memilih lahir kembali dan menjadi hewan maka tidak perlu antri langsung di eksekusi saat itu juga kecuali kalau mau menjadi anjing selebritis maka harus mengajukan surat lamaran dahulu, ngayal memang awalnya tapi nilai sebenarnya akan dilihat pada akhir film.

Tidak terkecuali dengan Mr. Boothnath yang datang ke istana hantu dan bermaksud untuk reinkarnasi tetapi dia masuk dalam antrian yang ke 100 juta sementara nomor antrian baru 13 ribu, sementara itu pada saat dia menjadi hantu di kisah Boothnath yang dulu dia menjadi sejarah memalukan para hantu karena seorang anak bernama Banku tidak takut sama dia bahkan mempermalukan dia sebagai hantu, aib itu menyebar di istana hantu dan karena resah maka dia minta kembali ke dunia untuk memperbaiki nama baiknya, sekali lagi masih konyol.

Ternyata ketika dia kembali ke dunia dia berhasil menakut-nakuti orang lain kecuali seorang anak yang bernama Akhrot bahkan menjadi sahabatnya, Akhrot adalah anak yatim yang ingin hidup dengan jujur dan resah dengan keadaan sekitarnya yang penuh kekumuhan, serta kasus korupsi yang dipikirnya telah merusak pembangunan India. Ketika dia bisa menghidupi dirinya sendiri dengan bayaran sebagai pengusir hantu yang bersemayam di aset properti di daerah itu membawa mereka akhirnya berkenalan dengan Bhau seorang preman yang menjadi wakil rakyat dengan cara culas dan ingin gedungnya dibersihkan dari hantu yang mengganggu, kesanalah mereka ternyata hantunya adalah hantu para pemilik tanah yang tidak dibayar haknya dan aktivis yang membelanya pun dibunuh oleh Bhau serta ikut menakuti siapa saja yang masuk dalam gedung itu.

Disinilah kisahnya, tergambar dengan jelas untuk melawan orang seperti itu maka harus dilawan dengan mencalonkan diri dan Akhrot menyuruh Boothnath mencalonkan diri karena dia bisa menyelesaikan masalah semua orang dengan kekuatan hantunya serta tidak perlu takut dibunuh oleh Bhau karena menjadi lawannya dalam pemilihan seperti yang terjadi pada pemilihan sebelumnya.

Yang lucunya lagi film ini menyindir keras tata adminitrasi negara India, perilaku korup pegawai pemerintahan dan yang lebih parah UU Pemilunya secara utuh tidak mengatur bahwa yang boleh mencalonkan diri adalah orangnya masih hidup sehingga Boothnath yang hantu pun lolos menjadi calon Wakil Rakyat, hal yang paling lucu adalah ketika Boothnath digugat karena tidak memilih dimana aturannya orang yang dipilih haruslah terdaftar sebagai pemilih sedangkan ada aturan bahwa orang mati tidak bisa memilih. Ternyata karena perilaku korup pegawai pemerintahan yang tidak menyelesaikan berkas kalau tidak disuap maka surat kematian Boothnath selama 3 tahun belum jadi karena anaknya tidak ingin membayar suap. gila banget idenya.

Ide yang luar biasa, eksekusi luar biasa dengan tampilan sinematografi yang mumpuni film ini menjadi sindiran sarkastis, apalagi sindiran orang yang tidak mempunyai kartu pemilih maka suaranya otomatis tidak bisa didengar suaranya maka ide viral itu menjadi booming dan saya gak tau ide itu bagaimana datangnya. Luar biasa deh.

Terlepas ini filmnya sangat ngayal tapi sangat otentik. Bagaimana ketidakwarasan susah betul menguasai sendi kita dalam menjalankan demokrasi, menjalankan praktik demokrasi tapi penuh dengan kebusukan maka hasilnya juga busuk sedangkan orang-orang baik tidak mendapatkan tempat yang cocok dipemerintahan karena serigala hanyalah berteman dengan serigala, kalaupun domba ingin ikut pertarungan maka dia hanyalah jadi makanan empuk lawan politiknya.

Ada sindiran satir yang ada difilm ini dan saya suka banget :

“Ada banyak permasalahan dinegeri kita mulai sampah, jalanan berlubang tidak ditambal dan air yang tidak mengalir, dan orang yang bisa membereskan itu jangankan dia HANTU, ANJING pun akan saya pilih !!!” 

Sarkastik kan? selamat menonton dan semoga paham inti dari film ini.

Iklan


Kategori:film

Tag:, , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: