Review Film Sing Street

Connor yang punya bakat menulis lagu sebenarnya tidak tahu apa yang harus dilakukannya, kakaknya Brendan yang seorang musisi gagal pun terus mencekokinya dengan musik-musik yang diluar batas kemampuan orang awam, sampai ketika pertemuannya dengan Raphina yang untuk bisa mendapatkan nomor hpnya harus berbohong bahwa dia akan dijadikan model dalam klip bandnya, ternyata perkenalannya dengan Darren bisa mewujudkan semuanya termasuk mempertemukannya dengan Aemon yang kelak jadi teman dalam membuat lirik lagunya.

sing-street_quad-poster-1243x932

Film ini berlatar tahun 80an kota Dublin Irlandia serta ciri khas sekolah masa itu yang keras dan penuh bullying termasuk peraturan sekolah yang aneh dan sekolah yang amburadul kemudian kelak diceritakan Connor dalam sebuah lagunya.

Musik rock and roll pada awal kemunculannya pun memang menggebrak kemapanan pola pikir orang awam, kehadirannya pun dianggap sampah masyarakat walaupun sampai saat ini musik ini menjadi yang paling populer dari jenis musik yang lainnya dan bisa diterima hampir semua kalangan. Ide inilah yang mungkin ingin dibawa pembuat film Sing Street ini, bahwa musik banyak muncul dijalanan dan pertarungan ala jalanan pun yang membuatnya tetap hidup.

Ide ini senada dengan film Begin Again yang diperankankan Keira Knightly, yang dengan idealisme musik mereka tidak mau mengikuti selera pasar dan menjadi musik murahan. Sing Street pun seperti itu walaupun dibuat dengan versi yang lebih gelap ala 80an yang tak berwarna. Film Sing Street ini kita akan menemukan cerita cinta, kompleksitas keluarga broken home, sekolah dengan banyak aturan dan juga dalam setiap langkah seorang yang berbakat selalu ada polesan dari orang lain yang dianggapnya mentor terbaiknya untuk mengeluarkan ruang imajinasinya.

Film ini tentang itu, kalian mau nonton ? bagus banget deh… apalagi kalau melihat kombinasi Aemon dan Connor dalam menulis lagu dimana kata-kata yang keluar dari mulur Connor langsung dijadikan nada oleh Aemon itu luar biasa, saya paling suka sosok Aemon malah daripada Connor yang menjadi pemain utamanya, karena roh band itu biasanya dua orang, gitaris dan vokalisnya, Aemon dan Connor seperti itu

Iklan


Kategori:film

Tag:, , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: