7 Langkah Yusril mematikan Ahok di Pilkada DKI

Persaingan DKI 1 sepertinya bakal lebih seru di tahun-tahun mendatang, kemunculan dari beberapa tokoh muda bahkan politisi kawakan sekaliber Yusril Ihza Mahendra pun muncul menjadi salah satu saingan Ahok yang digadang-gadang tidak akan mempunyai lawan yang mumpuni sehingga tokoh hukum tata negara ini turun gunung.

image.php

Perlu strategi jitu untuk mengalahkan pesona Ahok yang didukung relawan berani mati dan berani malu ini, banyaknya kelemahan kepemimpinannya di Jakarta tidak menyurutkan pendukungnya untuk mulai malu, bahkan segala macam apologi dikeluarkan untuk membela, tapi walaupun begitu kita harus lebih jujur mengakui bahwa sosok Ahok memang berbeda, menentang arus mainstream politisi kebanyakan yang membangun citra dengan santun sedangkan Ahok memamerkan kemarahan yang disukai publik, meskipun harus diakui sedikit over.

Mengenai hal tersebut blog ini ini ingin urun rembug bagaimana cara taktis seorang Yusril agar dapat mangalahkan Ahok di pilkada DKI, saya mempunyai 7 langkah taktis yang saya pelajari dari hanya mengikuti proses politik di media masa serta sedikit pengalaman ketika berpolitik dikampus.

*** Harus menghilangkan gaya aristokratnya

Kenapa ini yang saya taruh pertama ? karena ini adalah yang utama, siapa yang tidak kenal dengan sosok Yusril. Saya yakin dari seantero negeri ini baik yang tua, muda bahkan anak-anak yang sudah bisa membaca pasti mengenal sosoknya dan ini adalah kekuatannya yang sangat krusial mengingat sepak terjangnya di dunia politik bukan hal yang kecil, apalagi sumbangsihnya kepada hukum Indonesia saya yakin banyak rakyat yang mengenal Beliau, lantas dimana masalahnya?

Pemilih itu adalah elemen yang sangat sensitif, ketika politisi menjauh dia akan menjauh akan tetapi ketika mendekat dia pasti akan mendekat, lihat saja bagaimana para koruptor bisa menang didaerah pemilih yang sadar bahwa dia koruptor, rakyat tidak butuh uang kok, mereka butuh kehadiran pemimpin, dan di titik ini gaya aristokrat yang menggentarkan lawan-lawannya yang paham Beliau mumpuni tidak akan cocok untuk masyarakat bawah

Jadi, Membumilah Prof !!!

*** Harus di dukung maksimal 2 Partai Politik

Kenapa harus maksimal dua ? karena PBB tidak memperoleh kursi di DPRD DKI di periode ini, yang bisa mencalonkan sendiri hanyalah PDIP sedangkan yang lain harus bergabung minimal 2 partai agar bisa mencapai persentase yang memenuhi syarat (karena sesuai dengan aturan KPU, harus mempunyai minimal 20% anggota di DPRD, dimana jumlah anggota DPRD DKI adalah 106 jadi minimal 21 kursi)

Selain sebagai syarat administrasi adalah untuk meminimalisir komentar miring tentang partai itu sendiri, ditengah frustasi masyarakat tentang partai, hal ini haruslah menjadi perhatian penting, dan apabila bisa mendapatkan tanda tangan PDIP saya kira cukup PDIP saja, dan jika tidak bisa harus menggalang suara Gerindra dan satu parpol lain semacam PKS.

Akan tetapi apabila Yusril mempunyai kekuatan politik, semua partai lain jangan dibiarkan untuk mencalonkan Cagub, biarkan pertarungan antara Yusril dan Ahok saja, karena sesuai dengan apa yang saya katakan di artikel sebelumnya tentang 7 Hal yang bisa memenangkan Yusril di Pilkada DKI

*** Harus menggaet pemilih muda

Ini faktor penting yang lain, dan bisa dicapai dengan dua cara 1) berpasangan dengan Cawagub yang muda dan dikenal dan 2) kampanye yang atraktif dengan mindset anak muda saat ini, atau lebih baik lagi dengan menggabungkan keduanya.

Mengenai Cawagubnya, harus mengambil sosok lain yang sudah beredar saat ini, baik itu Sandiaga Uno, Ridwan Kamil, Ibu Risma sampai Adhiyaksa Dault karena nama-nama tersebut sudah beredar lama dan belum mempunyai peluang pasar yang maksimal, mungkin bisa mencari alternatif yang lain, contohnya orang yang fresh tapi punya tingkat keterkenalan adalah Krisna Murti Direskrimum Polda Metro Jaya saat ini misalnya, itu diluar arus dan pasti akan menimbulkan gejolak yang tak biasa akan tetapi pasti positif.

*** Memilih Juru Bicara yang fresh akan tetapi bertaji

Ini yang kadang sering diabaikan oleh orang-orang yang mencalonkan diri, Juru Bicara/Juru Kampanye yang wara-wiri muncul di media untuk menceritakan perkembangan calon. karena berkaca pada kasus Prabowo misalnya itu karena Juru Bicaranya sekelas Fadli Zon, H. Lulung, Fahri Hamzah, Muhamad Taufik makanya hancur lebur di media sosial serta berpengaruh pada tingkat keterpilihan dan orang-orang yang dari partai pendukung yang mempunyai masalah dengan sentimen publik harus di quiet gak boleh ngomong.

*** Turun langsung

Berkaitan dengan poin gaya aristokrat tadi inilah yang harus dilakukan, turun ke gang-gang serta muncul di masyarakat, berdiskusi langsung karena diakui atau tidak inilah modal kemenangan yang dijalankan oleh Jokowi Ahok dan tidak dilakukan dengan masif oleh calon lain, walaupun calon independen melakukan juga akan tetapi punya keterbatasan dana untuk akomodasi turun langsung (bukan money politik)

*** Memaksimalkan Media

Munculnya acara Catatan Yusril di TV One yang sebentar lagi mulai tayang saya kira akan mulai berdampak pada keterpilihan, karena media mainstream semacam televisi itu adalah hal yang paling banyak dilihat oleh masyarakat, memadukan antara kampanye yang atraktif dan beda serta muncul di media akan berpengaru yang sangat luas.

Tapi jangan lupa pula, bahwa banyak media mainstream yang penggunanya lebih berpengaruh karena hanya dilakukan dengan smartphone masing-masing, instagramer kreatif, youtubers kreatif, seleb socmed harus menjadi kunci permainan isu-isu politik akan tetapi harus menhindari akun-akun fake yang bergentayangan. baik itu muncul dengan nama asli semacam Jonru atau akun seleb tak bernama jelas.

*** Menyajikan draft kebijakan yang akan dibuat 5 tahun mendatang

Sajikan secara detail bahwa ini yang akan anda buat di Jakarta, sebagai praktisi hukum anda juga harus menyingkronkan hal tersebut dengan desain wilayah, tata kota, serta bentuk kebijakan yang disajikan secara mendetail dan dijelaskan secara menarik, dan untuk menyajikannya biarkanlah tim kampanye yang menggembar-gemborkan, youtubers, instagramers yang mampu menyajikan hal tersebut secara menarik hanya dengan beberapa video singkat.

————————————————————-

Ini hanyalah sekedar saran dari kami yang menikmati politik dengan hanya melalui media masa, mencoba menganalisis apa yang terjadi serta memberikan sumbangsih saran terhadap perbaikan negeri dan saya yakin anda berdiri dipihak kami yang sudah lelah menunggu perbaikan.

Yang paling penting jujurlah Prof, bagaimana anda bertindak dan berbuat yang secara tulus pasti akan di nikmati secara baik oleh pemilih dan kejujuran akan membawa anda kepada kemenangan.

Iklan


Kategori:birokrasi

Tag:, , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: