7 Hal menjengkelkan ketika naik pesawat

Mungkin banyak yang pernah ngalamin hal ini, karena naik pesawat di negeri ini bukanlah barang mewah lagi berbeda dengan 15 tahun yang lalu naik pesawat hanya menjadi konsumsi orang-orang berduit dan orang-orang dari luar pulau jawa banyak yang rela berhari-hari di kapal PELNI untuk merantau kejawa karena biayanya sangat murah.

takut-naik-pesawat-putar-saja-lagu-ini-44e41b

Tapi karena saking murahnya banyak banget hal menjengkelkan ketika naik pesawat, entah dari maskapainya, pelayanan bandaranya ataupun juga di dalam pesawatnya. Mungkin banyak juga yang merasakan kekesalan yang sama dan bagi saya ini beberapa hal yang paling menjengkelkan ketika naik pesawat.

DELAY

Ini penyakit yang paling menjengkelkan dan biasanya kalau di Indonesia maskapainya pasti Lion Air, bukan berarti mereka saja yang sering delay sih, tapi frekuensinya paling sering ya mereka ini, mungkin kalau tidak delay bagi mereka kok seperti ada yang kurang dan tidak lengkap hidup mereka hari itu.

Kalau semisal delay itu disebabkan oleh kejadian alam yang tidak diduga-duga, semisal kabut asap atau hujan abu gunung merapi ya tidak masalah karena memang itu demi kepentingan penumpang sendiri daripada celaka, akan tetapi seringkali pesawat yang delay itu karena teknis penerbangan mereka sendiri. Bahkan sekilas yang saya dengar dari ahli ekonomi yang saya barengin ketika ada FGD ke Surabaya, maskapai itu Delay adalah bagian dari efesiensi biaya mereka karena harga penerbangannya agar murah, semisal pesawat JKT – SBY yang berangkat jam 9 Pagi dari Soeta, pesawatnya bukan asli dari Surabaya, bisa saja itu pesawat yang dari kalimantan mau ke Surabaya tapi singgah dulu ke Jakarta, itu adalah teknis mereka sendiri sehingga apabila ketika yang kalimantan ada masalah sedikit pasti yang di Jakartanya telat juga, efek domino jadinya.

ANTRIAN MASUK PINTU BANDARA DAN GATE

Ini hal yang paling menyebalkan berikutnya, dan seringkali yang menyebabkan hal tersebut bukan penumpangnya tapi pihak angkasa puranya. semisal contoh ketika masuk pintu bandara antrian mengular karena penjaganya mau meriksa tiketnya, padahal itu hanya meriksa tiket loh harus berlama-lama ngapain, lihat tiket ada berapa orang jalan deh masuk. taruh barang di x-ray scan udah masuk di area check in, gak perlu lama gitu karena itu cuma masuk pintu. Tapi memang banyak juga penumpang yang menyebalkan, bawa barang satu mobil dan kasian orang dibelakangnya harus nunggu sampai barang tersebut selesai masuk x-ray scan.

Masuk Gate nih yang menyebalkan juga, dan pelakunya cuma satu orang biasanya yaitu petugas yang bertugas nyecan Tiket lamaaaa banget minta ampun banget sama leletnya mereka padahal cuma nyecan barcode doank. Dan hal yang menyebalkan lainnya ketika masuk Gate sekarang ada peraturan baru, ikat pinggangnya dilepasin, jam tangan dilepasin, gak masalah sih demi keamanan, tapi kenapa gak sejak masuk bandara tuh gitu sehingga prosesnya selesai dan clear sejak awal. iya kalau jadwal penerbangannya masih lama tapi kalau boardingnya bentar lagi antrinya masih panjang dan ketika kita telat mana ada maskapai yang mau ngerti

Padahal kalau mereka telat paling mereka cuma bilang ” maaf atas keterlambatan dan terima kasih atas pengertiannya” Hellooooo….

ANTRIAN CHECK IN

Saya sampai sekarang gak ngerti kenapa di check in harus dibedakan masing-masing maskapai, kenapa gak memakai sistem satu pintu, karena kalau yang sering naik pesawat pasti bakal tau kalau ketika satu antrian ramai banyak yang lainnya sepi atau bahkan kosong melompong.

Seharusnya semua memakai sistem satu pintu dan semua yang bekerja di bagian check-in adalah semacam CS dan melayani semua maskapai toh di bagasi kan larinya satu pintu toh dan itu bisa dibedakan mana penumpang garuda dan mana milik penumpang sriwijaya dan crewnya masing-masing ngambil dan mencocokan sama nomor penerbangannya, sehingga tidak perlu antri disatu meja sementara meja yang lain kosong

Semoga artikel saya dibaca sama yang punya angkasa pura deh.

PERUBAHAN JADWAL MENDADAK

Saya pernah tiba-tiba disms salah satu maskapai yang akan saya pakai menuju Menado dari Jakarta itu jamnya dirubah yang tadinya sore dirubah jadi pagi, dan itu keesokan harinya dan walaupun memang dirubah ke pesawat yang lebih enak tapi ya tetap saja timing yang kita perhitungkan harus dilepas beberapa sehingga cancel agenda pagi sampai sore dan ditunda sampai kembali dari Menado, seharusnya pihak maskapai memperhitungkan mengapa kita mengambil jam tersebut untuk bepergian, selain biasanya memang pada jam tersebut lebih murah daripada jam berikutnya akan tetapi kadangkala kita sudah memperhitungkan untuk ngapain dulu sebelum berangkat.

Beberapa kali saya mendapat perubahan jam penerbangan tersebut dan memang seringkali di reschedule ke pesawat yang lebih enak (mungkin untuk meminimalisir komplain, dan kalaupun dikomplain jawabnya enak) biasanya mesan Lion eh pas dirubah jadi Batik, atau mesannya Citilink eh dapat garuda karena di rubah, kalau tidak ada agenda sebelumnya ya gak masalah oke saja.

BAU TIDAK SEDAP DI DALAM PESAWAT

Pernah ngerasain pas pesawat sudah mau take off tiba-tiba ada bau minyak kayu putih menusuk hidung? saya sering banget apalagi kalau naik singa terbang dan saya gak habis pikir mereka gak bisa bedain naik bus sama naik pesawat, kalau naik bus baunya gak bakal nyebar karena masih banyak jendela yang kebuka tapi kalau naik pesawat itu kan udaranya balik situ-situ aja selama beberapa jam.

Atau kalau misalkan duduk disamping toiletnya haduhh, setiap ada orang masuk ada bau menyengat semacam bau-bau nikmat gimana gitu, makanya kalau check in saya selalu minta duduk di tengah atau di bagian pintu emergency karena lebih nyaman.

BERDESAKAN MASUK DAN KELUAR PESAWAT

Yang saya gak habis pikir orang-orang selalu berperilaku sama kalau sudah masuk dalam pesawat suka jalan lambat banget dan walaupun kursinya nomor 25 dia nomor-nomor awal dia sudah ngelihat lihat, atau kalau misalnya pesawat itu makai dua pintu masuk dan keluar yang nomor belakang ya lewat belakang yang nomor depan ya lewat depan, gak mengerti saya mereka tiba-tiba ada di bagian belakang sementara nomor kursinya di nomor 10, kalau misal nomornya masih jauh dibelakang ya jalan aja kaliii gak usah lambat-lambat kasian yang dibelakang.

PENGAMBILAN BAGASI

Ini banyak banget kasus kayak gini, entah pembobolan tas atau barang pecah belah dibanting-banting sama crew angkutnya, saya pernah sekali bawa buah semuanya ancur ketika tiba di jakarta, atau kasusnya Agnes Monica yang tasnya dibobol pencuri di bagasi bandara.

Dan yang paling menyebalkan itu adalah, barangnya pindah ke maskapai lain atau ke penerbangan lain, saya pernah waktu ke palembang pulang bawa oleh-oleh makanan khas untuk satu kantor di Bogor, itu satu box gede dan ternyata sayanya ke Jakarta, bagasi saya ke Kalimantan dan kembali satu minggu kemudian dan makanannya basiiii semua… ya saya tuntut ganti rugi dari pihak maskapainya dan keluarnya sebulan kemudian, gak kesel gimana tuh..

Sebenarnya saya yakin banyak banget alasan untuk jengkel ketika naik pesawat, akan tetapi harus diakui kemudahannya lebih banyak didapatkan hanya saja pihak maskapai, angkasa pura harus lebih baik lagi dalam hal pelayanan, dan kesialan yang dialami ketika naik pesawat itu tidak akan mengurangi minat orang untuk menumpanginya, ya sampai saat ini memang hanya ini transportasi yang paling efisien.

 

Iklan


Kategori:travelling

Tag:, , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: