7 alasan mengapa harus nonton sebuah film

Saya adalah penyuka film yang sangat akut, minimal harus menonton 3 film dalam sehari entah itu film lama, film baru ataupun juga film yang dulu sudah pernah berkali-kali di tonton terus kangen pengen ditonton lagi. Seperti hari ini tiba-tiba pengen lihat film The Italian Job, padahal pertama kali nonton itu tahun 2006 dan diulang beberapa kali di tahun-tahun berikutnya tapi tetap saja ada rasa rindu untuk mengulang lagi dan ketegangannya juga tetap sama.

film_1

ilustrasi

Perkembangan film pada saat ini memang sangat luar biasa, mulai dari sinematografi keunikan cerita sampai dengan aktor dan aktris yang bermain selalu beregenerasi dengan baik, lihat saja film bolywood yang dulu disepelekan karena kebanyakan menampilkan tarian dan nyanyian saja, saat ini sudah bereinkarnasi melahirkan film drama-drama yang sangat oke punya, kalau hollywood jangan ditanya lagi, dengan sinematografi yang luar biasa bahkan kadang itu terasa asli padahal cuma animasi saja sudah sangat jamak disana, perkembangannya sangat jauh melampui negara-negara lain di dunia. apalagi film Indonesia, wah jangan di tanya lagi.

Tapi terkadang banyak juga film-film yang tidak laku dipasaran, bahkan bisa dibilang rugi karena penontonnya sedikit, sebenarnya apa sih yang sebenarnya pengen dilihat penonton dalam film, saya punya beberapa hal yang pengen dilihat penikmat dalam sebuah film yang ditontonnya.

Pemainnya

Pemain adalah faktor utama yang menarik perhatian penonton dalam menilai film tersebut akan bagus atau tidak, karena banyak nama-nama dikancah internasional maupun nasional yang ketika dia main film sangat jarang filmnya dikategorikan jelek. semisal Vin Diesel hampir tidak ada filmnya yang gak bagus, walaupun sekelas komedi gak jelas seperti The Pacifier itupun sangat bagus, atau di Asia ada yang namanya Jacky Chan, Jet Lee yang semua filmnya mengundang decak kagum, di India mungkin ada juga seperti Shahrukh Khan atau sekarang yang lagi tenar si Ranbir Kapoor atau Aamir Khan, mereka kesemuanya adalah magnet bagi penonton sekaligus menjadi jaminan orang bakal beli filmnya banyak atau sedikit dan gak heran bayaran mereka sangat mahal.

Merupakan Adaptasi dari komik, kartun, atau novel best seller

Ini banyak juga yang menunggu sebuah film karena film tersebut adalah adaptasi dari apa yang pernah dibacanya atau mempunyai sosok kartun lantas di filmkan dengan alur cerita yang lebih luas. yang kayak gini banyaknya mungkin filmnya Harry Potter yang walaupun bukunya sudah dibaca akan tetapi penasaran banget untuk lihat dalam bentuk film dan meskipun sudah bakal tau ceritanya kayak gimana, tapi ya gitu tetap ditonton. atau semisal untuk di Indonesia ada bukunya Raditya Dika, 5 cm, Ayat-ayat cinta.

Merupakan biografi dari tokoh ternama

Ini juga jadi alasan yang gak kalah menarik, semisal Filmnya pak Habibie di Indonesia atau untuk luar negeri banyak sekali membahas biografi tokoh terkenal semisal film Jobs yang sudah ada film dalam dua versi berbeda dan pemainnya beda juga. Daya tarik pemikiran dan apa yang telah dicapai oleh mereka membuat kita tertarik melihat secara sinematografi, dan jenis film ini memang salah satu film kesukaan saya secara pribadi.

Tergantung selera penontonnya

Ini alamiah memang, ada yang suka horor atau bahkan ada yang anti banget (saya juga termasuk anti film horor), ini tergantung selera masing-masing. kalau misalnya di desa ada bioskop mungkin film india bakal lebih laku daripada film lainnya. Ini faktor demografi juga berpengaruh dimana selera film orang kota sangat jauh berbeda dengan yang di desa

Asal film tersebut

Berkaitan dengan demografi tersebut, di Indonesia tingkat kesukaannya juga berbanding terbalik, semisal di kota pasti orang lebih suka nonton film hollywood daripada film Indonesia atau bollywood, korea atau sebagainya. Di desa film hollywood jadi urutan terakhir tingkat kesukaan, karena mungkin dari segi bahasanya yang tidak dimengerti akan tetapi kalau sudah di dubbing beda lagi, semisal film Home Alone yang ditampilkan setiap natal banyak orang yang suka dan paham bahkan di desa-desa (parameter yang saya ambil adalah desa saya di sulawesi sana)

Sutradara

Ini mungkin jadi alasan terakhir buat orang pengen nonton film karena jarang orang yang pengen nonton film dilihat dari sutradaranya, tapi semisal saya kadang hal itu berpengaruh banget, semisal di Indonesia suka banget sama karya-karya Dedi Mizwar atau Mira Lesmana, Riri riza, mereka membuat magnet tersendiri buat film yang mereka buat. Untuk di luar negeri semisal filmnya Steven Spielberg itu juaranya film-film bagus entah film drama ataupun film action semacam avatar.

Walaupun memang kadang ada beberapa sutradara yang beda sentuhan dimasing-masing filmnya, kadang bagus kadang jelek akan tetapi itulahh karya selalu akan bagus dari sisi pembuatnya tapi tergantung lagi pada masalah selera penonton.

Alur awal dalam sebuah film

Ini hal yang penting banget kalau bagi saya, karena banyak film yang gak ketahuan siapa pemainnya siapa sutradaranya, kalaupun tertulis di keterangan film kita juga gak terlalu kenal siapa mereka. dan ini cara sering dilakukan menentukan film ini bagus atau tidak, alur awal dari film tersebut, kalau kita memperhatikan film-film semacam James Bond, Ghost Protokol selalu membuat opening yang waah dalam setiap filmnya dan ini membuat orang betah berlama-lama menantikan ketegangan berikutnya.

Dan ini juga memperhitungkan apabila dikemudian film ini ada sekuelnya, pasti akan banyak orang yang menonton kembali dan mulai mengenal film tersebut.

Itulah 7 alasan kenapa orang menonton sebuah film, sekali lagi itu adalah pendapat saya sebagai penikmat film akut, apabila teman-teman ada yang berpendapat lain mungkin bisa ditambahkan. Tapi dalam kesemuanya, gabungan dari faktor-faktor yang saya sebut diatas membuat satu film menjadi sempurna. menurut anda?

 

Iklan


Kategori:film

Tag:, , , , , , , , , , ,

2 replies

Trackbacks

  1. Bimbangnya seorang Minoritas yang kemudian hari menjadi Presiden Amerika #Reviewfilm Barry – Komentarin.com
  2. Bimbangnya seorang Minoritas yang kemudian hari menjadi Presiden Amerika #Reviewfilm Barry

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: