7 Tips lolos dari Pemalakan Polisi di razia kendaraan

Tadi malam saya ngelihat salah satu postingan tentang salah satu razia yang ada di Kota Cirebon, saya langsung ingat sekitar tahun 2011 saya juga hampir pernah kena jebakan polisi Cirebon ketika saya pertama kali naik motor Jakarta-Tegal melewati pantura, dan melihat postingan tersebut saya jadi agak ketawa sendiri karena posisi razianya ternyata hampir sama dengan yang pernah saya alami dan Polisi Cirebon memang berani banget malak kalau plat motor kalian bukan E (postingan yang saya baca bisa kalian lihat disini )

185333701-foto67780x390

ilustrasi tilang

Kalian pengendara motor pasti pernah ngalamin dirazia polisi, kalau belum pernah mending kamu semua harus cari alasan biar kena razia deh, soalnya akan lebih sakit nanti kalau lama-lama belum kena “arisan tilang” polisi. Tapi buat kamu semua yang gak pengen kena razia polisi walaupun dalam posisi salah entah gak punya sim, pajak motor mati atau sejenisnya deh, saya bakal ngasih tahu caranya supaya lolos dari jebakan razia yang tiba-tiba ada di jalanan dan Polisi memang kadang usil saking butuh duitnya diakhir bulan, kadang ngumpet dulu nanti kalau sudah salah baru deh keluar.. Taraa.. saya ada 7 tips agar gak kena razia atau kalau sudah kena biar gak bayar polisinya.

Bersikaplah biasa kalau ada Razia kendaraan, jangan sampai muka kamu terlihat panik

Kenapa harus bersikap biasa saja ? karena polisi adalah orang yang pendidikannya tentang kriminal, pidana dan juga tentang psikologi, sehingga mereka sangat pandai membaca raut wajah orang yang bersalah dan tidak, dan bila kalian ngerasa salah bersikaplah biasa melewati polisi yang sedang nyetop-nyetopin orang. Karena kalau kamu panik pasti dia bakal tau kamu bersalah. atau kalopun surat kamu lengkap dia pasti ada saja bahannya.

Hal ini pernah saya lakukan beberapa kali bahkan bisa dibilang sering, semisal waktu itu saya melewati Flyover Asemka mau ke Kota tua dan biasa saja melewati polisi dan cuek seperti gak ada kejadian apa-apa dan sering lolos, dan namanya polisi tentu bersembunyi di tengah-tengah flyover sehingga orang yang mutar akan mutar balik tidak bisa atau kalaupun muter balik dia pasti bakal mikir-mikir keselamatannya sehingga akhirnya pasrah dirazia walaupun banyak juga yang nekat melewati flyover seperti berita ini

Begitu juga banyak kejadian di Terminal Bunder Gresik pas puteran ada yang mau Lamongan, Mojokerto atau balik ke Gresik, setiap pagi banyak razia disitu dan beberapa kali ketika mengantar calon istri saya ke kantor, bersikap biasa dan lolos terus. mungkin bisa kamu coba

Bawa Kamera Go Pro atau kamera HP kalian dalam posisi sedang merekam ketika melewati daerah razia

Tips ini saya dapat dari nonton video youtube disini , ada yang bawa go pro langsung aman dan lewat aja gak pakai pemeriksaan, tapi kalau diberhentikan juga kamu semua harus kreng dan jangan kalah gertak karena kalau kamu benar dan video ini nyebar di youtube kamu pasti banyak yang belaian. tapi secara pribadi saya belum pernah nyoba, nanti deh kapan-kapan 😀

Berhentilah di dekat Polisi yang sedang Melakukan Razia, datengin dan pura-pura tanya alamat

Ini juga hal yang saya sering lakukan untuk mengelabuhi, karena dalam strategi berperang itu tempat perlindungan yang paling aman adalah ditempat musuh, begitu juga polisi kita yang berani masuk dan bertanya alamat pada polisi itu dianggap punya kelengkapan surat-surat dan tidak melanggar sehingga berani bertanya langsung padahal polisi sedang melakukan razia, tapi ingat melakukannya juga harus tenang dan jangan panik karena tingkah laku itu bisa menjadi penilaian tersendiri bagi polisi (ingat poin 1)

Kalau lagi ramai Razia dan Tau surat-surat gak lengkap, kosongkan dompet, taruh atm dan uang kalian ditempat lain

Ini saya pernah praktekkan waktu kena razia di Cirebon waktu menuju tegal, diberhentikan di jalan disuruh minggir ketika saya bertanya apa kesalahan saya, polisinya menjawab ini adalah daerah percontohan lalu lintas dan kendaraan tidak boleh melebihi dari 20 km/jam, ini memang alasan yang dibuat-buat karena di jalan pantura mana ada kendaraan yang lambat, bahkan bisa dibilang semuanya kenceng tapi okelah saya tenang dan dia langsung keluarin surat tilang disuruh sidang, karena ini luar kota dan saya gak ada waktu untuk bolak balik hanya untuk sidang akhirnya saya putuskan berbohong aja saya bilang “maaf pak, tapi saya buru-buru sekali karena istri saya mau melahirkan di Tegal (padahal nikah aja belom) ”  langsung dia akhirnya keluarkan jurusnya ” yasudah damai saja pak” saya tangkis lagi sambil keluarin dompet dan kelihatan kosongnya sambil bilang “gak ada duit pak mohon bantuannya ini istri saya mau melahirkan sebentar lagi” daann lolos tanpa bayar apapun

Tapi trik ini gak bisa sering berhasil, karena ini perbuatan yang nyentuh hati nurani polisi, bilang gak punya duit atau apa saja yang menyentuh hatinya karena ya polisi juga manusialah pasti punya rasa kasihan

Kalau sudah kena Palak dan Tawar-tawaran harga, langsung Deal aja dan Keluarkan Uang serta kasih pada saat ramai/banyak pengendara mobil atau bus lewat

Ini kalau sudah ketemu polisi yang keras kepala, tawar menawar harga terus gak perduli kita ngomong apa disentuh hati nuraninya juga gak kena, akhirnya kita harus nyerah, tapi sekali lagi polisi takut imagenya jelek sehingga kasihkan uangnya ketika jalanan ramai dan semua orang melihat pasti banyak yang teriaakk huuu..

Hal ini pernah saya lakukan ketika  saya terkena razia polisi di Flyover Senen (yang mengarah ke Cempaka Putih), saya memang salah sih karena memang ada tanda motor gak boleh lewat, tapi karena saya buru-buru diterabaslah dan ternyata polisi nunggu diturunan, gak bisa dinego, minta bayar mahal saya kasihkan duitnya ketika banyak metromini lewat dan mobil pribadi lewat langsung aja banyak yang teriak “huuuu polisi razia buat rokok…” muka polisinya merah dan bilang sambil marah ” jangan kebuka gitu donk, ayo jalan sana cepet…” jalanlah saya tanpa bayar apa-apa

Bawa penumpang yang cakep dan suruh dia yang merayu ketika kena razia

Saya pernah melakukan ini dua kali kalau gak salah, eh lebih deh.. ini trik lama sebenarnya karena polisi adalah manusia biasa yang takluk sama Harta, Tahta dan Wanita, kasihkan dia umpan tukeran nomer hape langsung deh dirayu langsung ngebolehin lewat tanpa bayar. ya cuma modal tukeran nomer hape atau dirayu dia pasti seneng,

Tapi ingat yang dirayu itu jangan Polwan, kalau sudah polwan dia malah lebih sangar kalau ada yang cantik, bisa lebih kejam, mungkin iri kali.. 😀 (pengalaman soalnya waktu si Sudirman di berhentiin sama polwan lihat belakang saya cakep  eh dia malak gak ngira-ngira)

Kalau sudah mentok gak bisa di nego, tinggalkan SIM (jangan STNK), pamit bilang mau ke ATM dan jangan kembali lagi.

Ini jurus terakhir dan sekali lagi jangan sampai kasih ke polisi di jalan, ini saya pernah lakuin waktu kerazia di Bunderan Thamrin karena salah belok, masuk pos polisi dan polisinya gak mau turun dari 500rb, ini sudah akut penyakit polisinya dan gak bisa dinego saya minta turun dia malah bilang “gak usah salah kalo gak punya duit” akhirnya saya nyerah, karena SIM sama STNK saya udah ditahan akhirnya saya bilang “sini STNK saya pak, tahan SIM aja, saya mau ke ATM dulu ambil uang” dan saya pergi gak balik lagi besok saya urus SIM baru dan buatnya gak sampai 500 rb, beres..

Itulah tips-tips yang bisa saya bagi, boleh dicoba tapi hasilnya saya gak bisa jamin sama 100 persen, tergantung amal dan ibadah kamu-kamu semua 😀

Iklan


Kategori:birokrasi

Tag:, , , , , , , , , ,

5 replies

  1. Wah, seru juga tipsnya.
    Belum pernah sih kena razia, semoga nggak, agak males berpanjang urusan kalau sudah ketemu polisi yang suka malak.

    Suka

  2. keren juga nih tipnya 😀

    Suka

  3. mancapp juga nih tips nya… tanks sharingnya..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: