Mengasihi sesama yang diajarkan Bajrangi Bhaijaan

Pada awalnya saya menyepelekan film ini, yang disebabkan juga karena saya gak terlalu suka gaya Salman Khan, sebagai pemeran utama di film ini dan dijadikan cover film membuat saya under estimate dengan film ini, dari anak-anak sejak film India masuk di negeri ini melalui TPI memang saya gak terlalu suka gayanya kalau bermain film, entah kenapa walaupun banyak yang mengidolakannya.

news81

Salah satu adegan dalam Bajrangi Bhaijaan

Tapi di film ini lagi-lagi saya mentok karena pengen banget lihat india dan akhirnya dipilihlah walaupun agak takut memang akan membosankan akan tetapi saya salah, ini mungkin di 2015 film india yang saya sukai. kisahnya begitu menggambarkan humanistik antar dua kelompok warga negara yang secara politik negara mereka saling bermusuhan, India vs Pakistan.

Film ini berkisah tentang anak muda yang bernama Pawan akan tetapi yang akrab disapa Bajrangi, seorang yang sangat jujur dan sangat mengidolakan dewa yang dipujanya dewa Hanuman yang merupakan salah satu dewanya orang hindu, saking jujurnya dalam semua hal dia banyak disukai oleh orang banyak termasuk anak sahabat ayahnya Rasika.

Kisahnya bermula ketika si Bajrangi datang ke kota kelahirannya untuk merayakan hari Hanuman dan ternyata bertemu seorang anak perempuan pakistan yang bernama Shahida, anak tersebut karena kecelakaan dan gak bisa bicara maka berniat dibawa oleh orang tuanya berobat ke India dan akhirnya tersesat dan bertemu Bajrangi. Begitulah kisah dimulai.

Kenapa saya bilang sangat humanistik karena ini menggambarkan seorang anak muslim yang ditemukan oleh orang hindu apalagi pertentangan antar dua negaranya dan itu memang sangat kental terasa dikalangan tua, tapi dikalangan anak-anak dan remaja hal itu tidak berpengaruh karena semua agama itu sama bagi Bajrangi dan Rasika, ya walaupun karena ketidaktahuan Bajrangin anak tersebut muslim dia mengajaknya menyembah Dewa akan tetapi anak tersebut dengan polosnya melihat mesjid dan langsung lari ketempat ibadah agamanya.

Hal itu juga terlihat ketika, mereka bertemu dengan kenek bus di Pakistan dan tentu saja muslim akan tetapi dengan mendengar cerita Bajrangi tersebut mereka bisa menilai ketulusannya dan membantu mereka lolos dari kejaran polisi, begitu juga ketika ketemu seorang Ustad Maulana namanya, ketika melihat Bajrangi diluar yang takut menginjak mesjid karena dia bukan muslim dia berkata dengan sangat bijak ” Mesjid adalah tempat bagi siapa saja, makanya kami tidak pernah mengunci rumah ibadah kami” nyess dingin banget kata-kata itu masuk, begitulah seharusnya Islam, agama Rahmatan lil Allamin

Mengasihi sesama itu bukan tentang Suku, Agama, Ras dan Antar golongan akan tetapi lebih kepada sifat kita sebagai manusia yang perlu berbuat baik kepada sesama dan mengapa kita disebut makhluk sosial, ini adalah alasan mengapa kita diharuskan saling mengasihi dan butuh membutuhkan. seperti pada kisah Bajrangi yang walaupun fiksi akan tetapi dengan jelas menyindir sikap kita yang membeda-bedakan makhluk Tuhan dengan mengatasnamakan kebenaran SARA yang kita bawa sejak kecil dan ditanamkan oleh generasi-generasi tua, dan melihat kematangan Ustad Maulana di film ini begitu jelas mengatakan bahwa sebagai orang yang baik agamanya pasti tidak akan mencari dalil untuk membenarkan perbuatannya menindas agama yang lain.

Hal ini sejalan dengan pesan seorang Guru Bangsa, Gus Dur berkata ” Kalau kamu beribadah dengan benar kamu akan makin humanis. Nggak mungkin kamu benci antara satu sama lain ” begitulah yang digambarkan dalam film ini, seorang Bajrangi yang sangat taat beribadah kepada dewanya menjadi sangat baik pada sesama, menolong siapapun termasuk orang yang berbeda agama dengannya, setali tiga uang juga dengan Ustad Maulana karena pemahaman ibadahnya yang baik menolong orang berbeda agama, berbeda negara bahkan negaranya punya konflik terhadap negara orang yang ditolongnya hal itu tidak menyurutkannya. karena kembali lagi humanistiknya dibangun dari ibadah-ibadahnya.

Dalam kisah Bajrangi Bhaijaan pun jelas menggambarkan bahwa semua orang yang berbuat baik pasti akan mendapatkan balasannya, mengasihi sesamanya akan dikasihi pula oleh sesama yang lainnya. dan bagi saya ini adalah pesan bahwa rakyat India dan Pakistan sangat ingin bersatu dan tidak ingin terpecah belah karena ulah politik.

Iklan


Kategori:film

Tag:, , , , ,

2 replies

  1. Terharu bacanya Mas…
    Semoga suatu saat nanti semua pemeluk agama saling mengasihi.
    Insya Allah… Aamiin

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: