Gini loh cara Whatsapp sampai Path mendapat keuntungan walau aplikasi mereka gratis

Semalam lagi asyik-asyiknya ngatur SEO blog, dapat Broadcast yang cukup mengganggu karena biasanya dapat BC di BBM bagi saya biasa, karena teman banyak memang yang jualan dan wajar-wajar aja kalau mereka tiba-tiba ngepromoin produk-produk mereka, tapi semalam ada yang broadcast menyamakan antara cara mendapatkan keuntungan yang dilakukan whatsapp dengan sebuah MLM, benar-benar terganggu saya baca ini bukan karena apa tapi saya paham sekali alur-alur produk mobile chat atau socmed dalam mencari keuntungan di dunia maya, walaupun memang kelihatan kita instalnya gratis dan bagi saya menganalogikan sesuatu itu harus yang setara atau seimbang dan jangan dilebih-lebihkan.

Untuk lebih baiknya mungkin kita bahas satu persatu dulu socmed dan mobile chat yang lagi berkembang-kembangnya saat ini.

Produk Mobile Chat

  1. Whatsapp, adalah aplikasi mobile chat buatan Whatsapp Inc yang berlokasi di California, Amerika Serikat. Whatsapp diciptakan pada tahun 2009 oleh Brian Action dan Jan Koum, mantan karyawan Yahoo.com. pada tahun 2013 , pihak Whatsapp Inc mengklaim telah meraup pendapatan sebesar lebih dari Rp 200 triliun, dengan pengguna aktif 200 juta diseluruh dunia. sehingga pada tahun 2014 facebook mengakuisisi dengan nilai yang cukup fantastis, USD 19 Milyar atau setara dengan 223,6 Trilyun.
  2. Kakaotalk, adalah aplikasi buatan Kakao Corp di Korea Selatan, yang didirikan oleh Beom Soo Kim, mantan CEO NHN Corporation pada tahun 2010. Dengan jumlah pengguna sebanyak 90 juta, Kakaotalk telah membukukan pendapatan sekitar Rp 90 triliun.
  3. WeChat, adalah aplikasi buatan perusahaan TI raksasa asal China yaitu Tencent Holding yang diluncurkan pada tahun 2010. Pada awalnya Wechat bernama Weixin, namun diubah menjadi Wechat karena akan ekspansi secara internasional. Pada tahun 2013 saja , Wechat telah mencapai 300 juta pengguna diseluruh dunia, dengan pendapatan sekitar Rp 620 triliun.
  4. Line, adalah aplikasi mobile chat kebanggan masyarakat Korea Selatan. Aplikasi ini dibuat oleh perusahaan NHN (Next Human Network) Corporation pada tahun 2012. menurut data tahun 2013 saja, Line telah diunduh dan diinstal oleh 150 juta pengguna diseluruh dunia dengan pendapatan sekitar Rp 120 triliun.

Produk Jejaring Sosial/Socmed

  1. Facebook, ini adalah raksasa saat ini adalah sebuah layanan jejaring sosial yang diluncurkan pada bulan Februari 2004, dan berkantor pusat di Menlo Park, California, Amerika Serikat. Pada September 2012, Facebook memiliki lebih dari satu miliar pengguna aktif, saat ini tercatat pengguna facebook sekitar 1,2 Miliar orang
  2. Google+, adalah jejaring sosial yang dioperasikan oleh Google Inc. Google+ diluncurkan pada 28 Juni 2011 dengan maksud untuk menandingin keperkasaan facebook yang memang pada awal kemunculannya sangat santer peperangan antar dua raksasa media itu, mulai dari video berbagai macam artikel, Dengan jumlah pengguna lebih dari 1,6 miliar orang, menjadikan Google Plus sebagai situs media sosial dengan jumlah pengguna terbanyak. Meski demikian, pamor Google+ sepertinya masih berada dibawah Facebook dan Twitter,
  3. Twitter, layanana jejaring sosial ini didirikan pada bulan maret 2006 dan situsnya dilaunching pada juli 2006, didirikan oleh Jack Dorsey yang saat ini pengguna aktif twitter adalah sekitar 645 juta orang
  4. Instagram, adalah layanan berbagi foto yang sangat tenar saat ini yang dibuat oleh Burbn.Inc, Berdiri pada tahun 2010 perusahaan Burbn, Inc., merupakan sebuah teknologi startup yang hanya berfokus kepada pengembangan aplikasi untuk telepon genggam. Pada awalnya Burbn, Inc. sendiri memiliki fokus yang terlalu banyak di dalam HTML5 mobile, namun kedua CEO, Kevin Systrom dan juga Mike Krieger, memutuskan untuk lebih fokus pada satu hal saja, yang dimana instagram saat ini memiliki sekitar 415 juta pengguna. yang membuatnya diakuisi oleh facebook pada tahun 2012
  5. Linkedin, adalah situs web jaringan sosial yang berorientasi bisnis, terutama digunakan untuk jaringan profesional. CEO LinkedIn saat ini adalah Dan Nye dan kantornya berlokasi di Mountain View, California. Perusahaan ini didanai oleh Greylock, Sequoia Capital, Bessemer Venture Partners, serta European Founders Fund Sampai September 2007 situs ini memiliki lebih dari 14 juta pengguna terdaftar, meliputi 150 industri dan lebih dari 400 bidang ekonomi yang diklasifikasi menurut jasanya dan saat ini tercatat sudah memiliki sekitar 300 juta pengguna.
  6. Pinterest, Pinterest adalah satu bentuk social Media berbasis foto. Memungkinkan anda memposting ulang sebuah pin, seperti fitur re-blog pada Tumblr.com. Anda bisa memposting Foto anda sendiri, atau memposting ulang milik orang yang anda follow. Pinterest yang lahir sekitar bulan maret 2010 oleh pendirinya yang bernama Ben Silberman tadinya hanya merupakan versi beta tertutup saja, artinya jika seseorang ingin mendaftar akun pinterest, maka ia harus mendapatkan berupa “undangan” dari pengguna yang sudah terdaftar atau langsung dari pinterest.com saat ini pengguna Pinteresr sekitar 70 juta pengguna.
  7. Path, adalah sebuah aplikasi jejaring sosial pada telepon pintar yang memungkinkan penggunanya untuk berbagi gambar dan juga pesan, Berpusat di San Fransisco, California, perusahaan ini didirikan oleh Shawn Fanning dan mantan Eksekutif dari Facebook, Dave Morrin. Path didirikan dengan tujuan membuat sebuah jurnal yang interaktif bagi penggunanya. saat ini pengguna path sekitar 30 juta orang seluruh dunia dan 4 juta orangnya adalah orang Indonesia yang sekaligus mengukuhkan bahwa pengguna path terbanyak di dunia adalah Indonesia
Dan masih banyak lagi  media sosial lain yang memiliki jumlah pengguna cukup banyak seperti SnapChat dengan total 30.000.000 pengguna dan Vine dengan total 25.000.000 pengguna
Yang masih menjadi pertanyaan mungkin disebagian besar kita bagaimana mereka mendapatkan uang? apakah sama dengan sistem MLM yang dibroadcast teman saya itu apa bukan, dan apalagi ketika kita mengunduh program-program tersebut di smartphone kita juga tidak perlu bayar alias free, lantas darimana mereka mendapatkan penghasilan trilyunan tersebut? mari kita bahas satu persatu :
  1. Jika kalian mengunduh aplikasi mobile chat memang tidak dikenakan biaya alias gratis, namun jangan salah, yang gratis itu hanya registrasinya saja. Toh, kalian tetap dikenakan biaya akses data bukan? Nah, salah satu pemasukan dari aplikasi mobile chat dan jejaring sosial adalah bekerjasama dengan operator seluler untuk pembagian keuntungan dari penjualan data. hal ini bisa teman-teman lihat kalau yang memakai Smarthono dan lihat di status penggunaan data akan terlihat, ke Whatsapp berapa, BBM berapa, facebook berapa, nilai seperti itulah yang menjadi patokan mereka untuk menentukan tarif kerjasama
  2. Iklan, untuk iklan, mungkin Whatsapp, Instagram, Path saat ini yang masih berkomitmen untuk tidak menggunakan iklan. Karena menurut mereka, iklan sangat mengganggu kenyamanan user dalam berkomunikasi. Sedangkan aplikasi lainnya banyak tetap menjadikan iklan sebagai sumber pendapatan mereka.
  3. Penjualan item aplikasi , ini umumnya dilakukan oleh perusahaan mobile chat yang  banyak sekali menyediakan item gratis yang lucu dan unik, namun ada juga item seperti sticker, wallpaper, game dll yang di jual secara premium. misal yang memakai line atau bbm pasti ada tawaran pembelian sticker yang lucu-lucu dengan harga yang menarik
  4. Penjualan lisensi produk, untuk bisa menjalankan aplikasi mobile chat di gadget mereka, perusahaan handphone seperti Samsung, Blackberry, Sony, Oppo , Xiaomi dan merek-merek lainnya wajib membeli lisensi yang dimiliki oleh perusahaan mobile chat atau jejaring sosial untuk dapat kompatible dengan program mereka, misalnya Oppo saja dibeli pada tahun 2015 adalah sekitar 50 juta unit, bayangkan berapa nilai persentase yang didapat dari yang punya program tersebut

Seperti itulah bagaimana mereka mendapatkan penghasilan trilyunan rupiah sehingga bisa menjadi milyarder saat ini, bahkan ada juga beberapa layanan seperti Wikipedia masih mengandalkan sumbangan atau donasi dari beberapa pihak agar situsnya masih dapat berjalan.

Dan sekali lagi please deh jangan disamain sama layanan yang haruskan orang bayar dulu jutaan rupiah dengan layanan mereka. kemudahan yang didapat dari aplikasi-aplikasi tersebut juga sangat terasa, mari kita cerdas membandingkan.

Iklan


Kategori:tech

Tag:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

10 replies

  1. Keren postingannya, baru tahu mereka kaya gitu cara bisnisnya 😀

    Suka

  2. Bertambah lagi wawasanku.
    Terima kasihku…
    Sungkem…

    Suka

  3. Nomor 1 itu gak benar, kecuali bbm di hp bb.
    Nomor 4 “Untuk dapat kompatibel” itu gk bener, gk mungkin hp sudah canggih tapi tidak beli lisensi jadi gak support whatsapp. Kecuali jika di box hp ada logo whatsapp, yg sdh include dalam hp. Itu membeli hak untuk menampilkan logo nya agar menarik minat pembeli.

    Suka

    • Makasih mas untuk pendapatnya, tapi untuk dua pendapat itu saya yakin sudah benar, apalagi nomor 4 lihat saja Blackberry dengan OS Blackberry yang rencananya akan diputuskan kerjasamanya akhir tahun ini tapi masih diperpanjang sampai bulan 6 2017, 😀 itu contoh aja

      Suka

  4. WA sudah menghapus biaya tahunan, lalu dr mn pendapatannya saat ini?

    Suka

  5. Baru tau kalo perusahaan dapet untung dari paket data yang kita gunain!

    Suka

  6. lalu bagaimana tentang rumor salah satu pendapatannya melalui database yg bisa diperjual belikan?

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: