Concussion, ketika ilmu pengetahuan bertemu kepentingan

Will Smith akhirnya kembali dengan film terbarunya, Concussion sebuah film yang menceritakan tentang bagaimana ketika ilmu pengetahuan harus berhadapan dan mempertanggungjawabkan kelangsungan hidupnya ketika akan dibabat habis oleh kepentingan.

concussion

sumber:google images

Seorang dokter bedah berkebangsaan Nigeria yang bekerja di Amerika bernama Bennet Omalu adalah seorang ahli bedah yang handal, pemahamannya tentang ilmu bedah membawanya kepada ketertarikan untuk mengenal bagaimana manusia mati, dia sangat tergila-gila dengan sebab kematian dalam pengetahuan.

Hal ini bermula ketika seorang mantan olahragawan footbal (sepakbolanya orang amerika) bernama Mike Webster meninggal dengan tragis dan sebelum kematiannya diketahui sebelumnya dia mengalami gangguan kejiwaan dan terpengaruh obat-obatan dan otopsi mayatnya diserahkan kepada Bennet Omalu

Ketika pemeriksaan mayat tersebut itulah yang memicu kecurigaan Bennet, pada mayat Mike terlihat bahwa apabila orang yang mengalami gangguan kejiwaan dan obat-obatan seharusnya otaknya akan mengalami kerusakan, tetapi semua kondisi vitalnya normalnya dan otaknya masih dalam kondisi bagus penampakannya dan dia berkeras untuk memeriksa otaknya walaupun tidak disetujui oleh Kepala laboratorium. Akhirnya setelah bertengkar dengan Kepala Laboratorium yang tidak mau membiayai semua biaya diluar prosedur yang seharusnya, pemeriksaan otak tersebut akhirnya dilakukan dengan biaya yang berasal dari Bennet Omalu sendiri.

Setelah dilakukan pemeriksaan akhirnya ditemukan bahwa susunan syaraf otaknya hancur, yang walaupun kondisi luarnya baik tapi tidak begitu dengan jaringan otaknya. setelah melihat puluhan video footbal dan mempelajari semua rancangan strategi permaiann dimana Mike Webster dimainkan ketika masih aktif sebagai pemain, akhirnya dia menemukan bahwa yang menyebabkan terjadinya hal tersebut disebabkan oleh benturan kepala dengan kepala yang mengakibatkan syaraf otak mengeluarkan protein yang akhirnya membuat gangguan kejiwaan orang yang bermain football.

Hasil penelitiannya itupun akhirnya membawanya untuk mempublikasikan hasil penelitiannya dengan memberi nama syndrom tersebut adalah Chronic Traumatic Encephalopati yang disingkat CTE, penemuannya inilah yang akhirnya menggemparkan dunia sepakbola amerika dan dianggap penelitiannya akan mematikan bisnis sepakbola menemukan keruntuhannya, dan hal inilah yang tidak diinginkan oleh kerajaan bisnis yang bernama National Footbal League yang akhirnya melakukan segala macam cara untuk menyanggah hasil penelitian Bennet. dan hasilnya. Bennet harus keluar dari Pitsburgh agar berhenti menerima teror yang dilakukan oleh pihak NFL ataupun dari para fans yang tidak ingin NFL tutup.

Film ini memperlihatkan bahwa amerika yang mempunyai kestabilan dan kematangan dalam birokrasi sebenarnya tidak sempurna-sempurna banget, hal ini terlihat dikalangan akademisinya pun masih bisa dikendalikan oleh penguasa-penguasa kakap.

Tapi menarik apa yang dikatakan oleh Dr. Bennet Omalu ketika Ketua Ahli Syaraf Otak yang diajaknya bertemu menolak mentah-mentah hasil penelitiannya akan tetapi tidak bisa menjawabnya secara ilmiah.

“Kalau hari ini penelitianku dianggap salah dan ditertawakan oleh orang, tapi suatu saat Sejarah akan membuktikan Kebenarannya”

Untuk tahu lebih detil tentang film ini, tonton deh. very recomended, Will Smith ketika bermain film saya melihatnya bermain buruk adalah hanya di film After Earth yang gagal total mengejutkan.

Iklan


Kategori:film

Tag:, , , , ,

1 reply

Trackbacks

  1. Film Talvar, Concussion dan drama sidang Mirna-Jessica #komentarinkasus – Komentarin.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: