The Intern, Cintai Pekerjaanmu

Freud Berkata ” Cinta dan Pekerjaan, Pekerjaan dan Cinta”

(Ben Whittaker, dalam kata pembuka film The Intern)

Malam ini kembali insomnia lagi, gak bisa tidur yang membuat saya harus mencari bahan agar mata cepat lelah yang biasanya saya lakukan dengan membaca buku atau nonton film, setelah ngutek-ngutek streamingin film online berkali-kali akhirnya nemu juga film The Intern. yang akhirnya saya pilih untuk mengantar saya tidur karena yang main si cantik Anna Hathaway, tapi karena saking bagusnya setelah nonton mata saya tambah terang dan akhirnya menulis tulisan ini.

6349_4728

sumber:google images

Cerita The Intern diawali dengan kisah seorang pensiunan bernama Ben Whittaker yang (diperankan secara apik sekali oleh Robert De Niro). Dia menjalani kehidupan setelah pensiun tersebut dengan rapi, ada travelling ke berbagai tempat, memasak bahkan selalu ada di Starbuck Langganannya setiap 7.05  pagi. akan tetapi rutinitasnya itu membuatnya menjadi membosankan dan merasa ada yang kosong dalam jiwanya.

Saat itulah perusahaan fashion online yang didirikan oleh si cantik Jules (diperankan oleh Anna Hathaway) membuka lowongan senior internship yang diperuntukan untuk pensiunan yang memiliki usia minimal 65 tahun, untuk menutupi kekosongan jiwa karena rutinitasnya tersebut akhirnya Ben Whittaker mendaftar dan karena pengalamannya selama 40 tahun bekerja membuatnya sangat disukai dan akhirnya diterima.

Masuk ditempat itulah yang kemudian merubah hidup Ben dan karena kebiasannya yang sangat baik pada saat kerja dulu membuatnya gampang diterima serta tidak ragu untuk melakukan hal-hal yang remeh. membersihkan meja, membawakan baju Jules ke laundry bahkan menjadi supirnya yang membawa mereka dalam satu pertemanan ayah dan anak yang membuat Jules yang karena kesuksesannya membuatnya susah untuk fokus dan dengan kehadiran Ben menjadikannya lebih fokus walaupun pada awalnya dia pengen memindahkan Ben ke bagian lain.

Semua hal tersebut membawa mereka ke banyak konflik, dari masalah perusahaan sampai masalah keluarga Jules sendiri dan bahkan dengan kebesaran serta jiwa kebapakannya si Ben mau untuk mengantarkan anak Jules ke pesta ultah temannya. dan yang paling penting adalah Ben mampu menyelesaikan permasalahan Jules yang hampir memaki ibunya lewat email.

Bagaimana semua itu berjalan, mungkin bisa dilihat langsung ke filmnya dan pasti akan membuatmu berpikir bahwa kecintaan Ben pada pekerjaannya membuatnya dia ikhlas melakukan apa saja yang diperintahkan kepadanya, dan kecintaan Jules pada pekerjaannya bisa membawa dia ke konflik keluarga yang ditinggalkan karena kesibukannya.

Selamat Menonton.

Iklan


Kategori:film

Tag:, , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: