Untuk Kebahagiaanmu, Tinggalkan kesedihanmu

Ketika kita ingin mendapatkan sesuatu, kita juga harus meninggalkan sesuatu”
(Bunny, dalam Film Yeh Jawaani Hai Deewani)

Proses hidup memang selalu berganti-ganti, hari ini hujan besok kemarau. Hari ini kaya entah besok bisa miskin, roda berjalan selalu seperti itu. akan tetapi banyak sekali posisi nyaman yang tidak ingin kita tinggalkan, entah rumah yang bagus, mobil yang bagus, pacar yang ganteng akan tetapi hidup harus berjalan dan mau tidak mau kita harus tetap maju dan melakukan proses berdarah-darah untuk meninggalkan kenyamanan kita.

17910-kebahagiaan-yang-kamu-dapat-sesuai-dengan-sekeras-apa-kamu-berusaha

Proses berdarah-darah itu sebenarnya adalah kamuflase dari sebuah cobaan hidup, entah kita menerima atau tidak proses itu harus dijalanin untuk mencapai kebahagiaan hidup.. iya.. sebuah kebahagiaan…

Hidup sejatinya seperti itu, kita ingin bahagia ingin senang dengan semua pilihan-pilihan hidup yang mengitari dan menurut kita nyaman. tapi hidup bukan hanya selalu tentang kita pribadi, hidup menyimpan banyak misteri masa depan yang ketika kita memasukinya sebagian besar keputusan bisa saja dari sebuah putaran dadu sang pencipta atau efek domino yang sudah disusun rapi oleh Tuhan buat kita dan kita hanya menjalani.. entah dadu hanya bernilai kecil atau putaran domino ternyata harus jatuh tak bersentuhan dengan domino yang lain dan perlu waktu lama untuk menggerakan domino kehidupan selanjutnya. who knows..

Hidup bahagia seringkali tidak selalu memakai mindset kita sebagai manusia, selalu memakai mindset Tuhan selaku penguasa kehidupan alam semesta, kadang kesedihan yang kita alami adalah bentuk kebahagiaan yang diberikan Tuhan untuk kita, ya walaupun kebahagiaan kadang kebahagiaan itu kita lambat sadari tapi Tuhan memang selalu tau apa yang kita butuhkan dan mengabaikan apa yang kita inginkan, memang tidak semua keinginan baik untuk kita.

Tapi apakah sebenarnya arti bahagia itu…

Hanya kita yang mampu menjawab sebenarnya, karena sifat-sifat ketuhanan mengalir ke dalam diri kita dalam bentuk penyadaran diri. penyerahan diri dan banyak lagi sifat ketuhanan yang lain.

Tuhan tidak akan mau tahu seberapa sering kita berbolak-balik menjemput impian kalau impian itu tidak baik untuk kita, Tuhan tidak akan mau mengabulkan keinginan kita, karena Dia tahu itu adalah sebuah keburukan untuk sebuah keburukan, bukan sebuah keburukan untuk kebahagiaan.

Tuhan juga tidak akan mau tahu seberapa kita bertahan terhadap satu tujuan dan berusaha setia dengan tujuan hidup dengan harapan akan diberikan jalan terbaik walaupun kadang melawan akal sehat kita yang seringkali kalah oleh perasaan kita. kalau tujuan itu tidak akan baik. Tuhan hanya mengganggap itu kesiaan yang kita pilih sendiri. dan dengan tegas memberikan jalan yang terbaik yang walaupun kita masih kecewa dan berlarut-larut bersedih dengan jalan yang tidak kita suka..

So. untuk berbahagia kita harus meninggalkan sesuatu yang membuat kita sedih…

masih ingin bersedih ?

Tinggalkan kesedihanmu di 2015, Selamat Tahun baru 2016

Iklan


Kategori:film

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: