The Fault in Ours Stars, Cinta sebelum Mati

Okehh, sebagai postingan pertama saya dan sekaligus komentar sok tahu yang pertama saya pengen bahas satu film cinta dengan gaya Romeo dan Juliet tapi dengan versi yang berbeda. Mereka tidak mati untuk bersama-sama akan tetapi bersama-sama menuju kematian

the_fault_in_our_stars_by_grodansnagel-d6rujir

sumber: google images

Film Ini berjudul tentang Fault in Our Stars, sebuah cerita tentang Hazel Grace yang menderita kangker Thyroid yang menyebar hingga rongga pernafasannya sampai dia harus membawa travel bag yang berisi oksigen kemanapun dia pergi. Dan August Walters yang menderita Ostoesarcoma yang membuatnya kehilangan salah satu kakinya agar tidak menyebar keseluruh tubuhnya.

Ceritanya sebenarnya simple, bagaimana dua orang yang menuju kematian saling menyemangati dan juga saling membantu dalam segala hal. Yang saya bayangkan ketika salah satu dari kita seperti Hazel yang harus menenteng Travel bag yang berisi oksigen agar bisa bernapas, pasti emosional kita akan sering terganggu, begitu juga dengan Hazel pada awalnya hingga bertemu dengan August yang membangkitkan kepercayaan dirinya. Bahkan kemudian pidato kematian masing-masing mereka pun sudah disiapkan apabila salah satu dari mereka mati dan salah satunya harus memberikan pidato kematian.

Ceritanya memang bagi saya begitu miris, adalah bagaimana mereka berusaha bahagia ditengah mereka tahu hidup mereka tak lama lagi, mereka mencoba menghilangkan pikiran-pikiran negatifnya dengan membaca salah satu buku bersama dan membahasnya dan mereka pun penasaran apa kelanjutan dari buku yang mereka baca dengan mencoba mengirim email ke penulisnya dan keajaiban terjadi. Ketika Hazel belum bertemu dengan August dia tidak pernah mendapatkan balasannya tapi ketika August yang mengirim email dalam waktu yang tidak beberapa lama emailnya dibalas dan mereka rutin saling mengirim email dan akhirnya sang penulis mengundang mereka ke Amsterdam. Walaupun ternyata penulis buku tersebut tidak seramah dibandingkan dengan buku karangannya. Tapi kenangan di Amsterdam membuat mereka saling mencintai dan semakin dalam hubungannya. Hingga ternyata kondisi August semakin memburuk dan ternyata seluruh tubuhnya sudah mulai rusak oleh penyakitnya.

Konflik internal mereka mulai terjadi, dengan August yang mulai putus asa, hingga Hazel yang merasa mulai tidak menerima kalau dia ditinggalkan lebih dulu. Menarik sekali cerita tentang cinta mereka.belum lagi dengan ketabahan kekuatan orang tua hazel yang tetap harmonis dan ceria dalam kondisi anaknya seperti itu, mereka berusaha sabar dan tetap positif membangkitkan semangat anaknya. ini adalah sebuah pendidikan juga bagaimana menjadi orang tua dengan anak yang mengidap kangker stadium tingkat lanjut adalah seperti ini. tetap bersatu untuk membesarkan hati dan tetap dapat beraktivitas dengan baik tanpa terlalu terbebani karena apabila orang tuanya merasa terbebani maka kondisi anaknya akan menjadi lebih buruk.

Dan bagi yang suka cerita-cerita romantis boleh deh nonton film ini dan pasti akan hanyut dalam ceritanya.

Bagaimana Kedekatan dengan Kematian mendekatkan mereka

Iklan


Kategori:film

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: