Tips Memilih Buku yang akan dibeli

Pernah gak kamu merasakan ketika berada di sebuah toko buku, melihat buku bagus covernya maupun sinopsisnya tapi ketika sampai dirumah buku itu zonk, gak bagus dan merasa rugi karena mengeluarkan uang untuk membeli buku yang jelek, baca artikel ini supaya kamu gak merasakan hal yang sama lagi. Serius !!

Memilih buku yang bagus atau tidak memang perkara yang menarik dan membutuhkan pengalaman panjang dalam membeli buku.

Pelajari Track Record Penulis Buku

karir_menulis

Ini yang sering saya lakukan ketika membeli buku, banyak penulis yang membuat buku rata-rata bagus, bahkan bisa dibilang tidak ada yang jelek, hal ini akan memudahkan kamu ketika melihat buku penulis A ada di toko buku dan buku sebelumnya penulis rata-rata bukunya bagus, maka jangan ragu untuk membeli karena bisa dipastikan buku tersebut juga bagus setidaknya peluang 80%.

Mencari Reviewnya di Internet

Masih-Pentingkah-Review-Buku

Saat ini dengan bantuan google search kita hampir bisa mendapatkan semua informasi yang kita inginkan, termasuk dengan review buku sudah banyak berseliweran dihalaman google, kamu bisa membacanya lebih dulu kemudian bisa menyimpulkan sendiri buku tersebut bagus atau nggak, mungkin ada yang bertanya kan ini sama dengan membaca sinopsis buku yang ada di belakang buku? Saya pastikan untuk zaman now hal itu susah dipastikan karena terkadang sinopsis hanya mencuplik beberapa paragraf entah ada dihalaman berapa buku tersebut. So, lebih aman membaca reviewnya.

Buat kamu yang merasa takut membaca review seperti spoiler dan sudah tahu akan seperti apa, jangan khawatir karena membaca review adalah membaca sudut pandang, hanya beberapa blogger saja yang membuat review seperti mencopy paste sebuah buku dan bisa dipastikan dia bukan blogger yang baik dan akan jarang muncul dihalaman pertama pencarian.

Membaca bukunya

2017-04-21-1149327229200000-tujuan

Mungkin ada yang aneh, kan bukunya belum dibeli kok sudah disuruh baca aja. Kalau kamu berkomentar kayak gitu bisa dipastikan kamu jarang ke toko buku. Dalam toko buku sering sekali banyak pembeli yang jahil dan kadang membuka penutup plastik buku tanpa membeli (kalau ketahuan disuruh membeli) dan oleh penjaga tokonya buku tersebut bukan dipindahkan tapi kadang diselipkan dibagian belakang tumpukan buku, maka kamu harus mencari sampai sudut dalam untuk menemukan buku yang sudah dibuka tersebut, membaca sejenak dan putuskan membeli atau tidak.

Melihat posisinya di Toko Buku

Manfaat Sering Membaca Buku Untuk Kesehatan

Kalau dipehatikan ketika masuk dalam toko buku, banyak rak-rak dan tumpukan buku yang diatur sedemikian rupa, bahkan di salah satu toko buku di Malang tempat langganan saya, ketika menjejakan pertama kali turun dari eskalator di kanan ada tumpukan buku yang rata-rata baru keluar, best seller atau dari penulis ternama dan kalau sudah ada disitu jangan ragu buku tersebut pasti kebanyakan bagus, atau biasanya di tengah-tengah ada tumpukan buku dengan embel-embel yang sudah dinamai, kamu tinggal mengklasifikasinya lagi sesuai dengan keinginan kamu.

Tapi 4 tips ini bukan pakem yang murni, karena membaca buku serta akhirnya menilai buku itu bagus atau tidak tergantung mindset kita masing-masing sebagai pembaca, bahkan ada sebuah buku yang saya beli 5 bulan kemarin membacanya saja malas, dalam 10 halaman pertama tidak memancing saya untuk membaca lebih lanjut, tapi di watpadd buku itu sudah dibaca lebih dari 10 juta kali, ini membuktikan mindset saya dalam menilai buku memang berbeda dengan orang lain.

Makanya sekali lagi, itu adalah penilaian kamu. Selamat membaca.

Iklan

Sehari di 678, Murah gak pake mahal di daerah Kemang

“Gue nikah tanggal 11 November cung, ” begitu suara diseberang sana, ketika menelponku 3 bulan lalu. Dia sahabatku kesekian yang karena dengan kabar itu bisa membuat aku langsung gelagapan ngecek tiket pesawat dan kereta ditanggal itu. Begitu juga dengan penginapan yang dekat dengan lokasi nikahnya dia, ngecek dan mesan jauh hari itu penting karena bisa dapat lebih murah, itu prinsipku kalau travelling biar kantong tidak bobol.

Dengan aplikasi selama beberapa minggu aku ngecek terus perubahan harga maskapai dan kereta yang available dan memutuskan akhirnya berangkat naik pesawat dan pulang naik kereta karena sekalian mengatur jadwal rute perjalanan selama dua hari di kota Jakarta.

IMG_20171111_121837

Untuk penginapan yang dekat dengan tempat acaranya hanyalah hotel 678, selain dekat dan bisa dijangkau dengan berjalan kaki, harganya juga terjangkau untuk traveller kayak aku nih. Dengan berbagai macam pertimbang itu dipesanlah.

Ketika sampai disana, dan ternyata tidak mengecewakan hotelnya cukup bagus untuk kelas harga segitu di Jakarta apalagi Kemang , cukup murah dengan harga Rp. 425.000 untuk kamar standar kita bisa dekat dengan tempat-tempat hits di daerah jakarta selatan, dapat kamar dengan air panas, TV Kabel dan juga WIfienya kenceng banget.

IMG_20171111_121831

Kamar standar king size nya sangat nyaman bahkan ada kulkas yang bisa dipakai dan juga ada Meja dan kursi yang bisa dipakai kalau ada teman yang datang berkunjung dan tidak perlu memakai kasur untuk tempat bercengkrama. TV nya walaupun masih tabung pun tidak begitu mengecewakan karena semua siaran TV Kabel bisa diterima dengan baik dan bukan TV biasa kalau datang ke hotel murah lainnya.

IMG_20171110_175048

IMG_20171110_175128

IMG_20171110_175053

Hotel ini juga punya restoran Soto Kudus yang sekaligus dijadikan resto ketika sarapan, tempatnya agak sedikit ke belakang dan berbeda dengan lokasi hotel sehingga sangat kurang, mungkin diantara banyak kelebihan hotel standar inilah kelemahannya, restorannya tidak menarik dan menunya hanya nasi goreng dan telur ceplok tapi cukuplah untuk pengganjal perut toh nanti juga akan makan di pesta pernikahan teman.

Kamu mau mencoba pengalaman di 678 ?

 

Hotel 678

Jl. Kemang Selatan Raya 125A, Kemang
Jakarta Selatan – 12730
Telp: 021-71792838 / 71792852

Asyiknya Selfie dengan background pasir Pantai Taman Ayu

Sejatinya apa yang kita cari di Pantai. Sunset ? atau Sunrise ? atau mungkin kalau di Bali yang dicari adalah ombaknya untuk bersurfing ria, sedangkan anak kecil yang dicari tentu saja bisa berkejaran dipasir dan deburan ombak dipinggir pantai, tapi nyoba selfie dengan background pasir pantai ? mungkin aktivitas ini jarang banget dilakuin tapi itu layak kamu coba ketika ke Pantai Taman Ayu Malang.

IMG_20171022_112149
Pantai Ngudel (Dok. Pribadi)

Awalnya saya gak ada rencana untuk bermain ke Pantai Taman Ayu, tujuan utama malah adalah Pantai Ngudel beberapa kilometer dari situ, dan sebagai orang yang suka dengan pantai, Ngudel kurang begitu merepresentasikan sebuah pantai yang enak dikunjungi, bahkan walaupun tempatnya indah tapi untuk datang dua kali sepertinya gak bakal lagi deh. Walaupun memang kalau hanya sekedar berkunjung juga bukan tempat yang buruk, si Ngudel yang ada ditengah begitu menggemaskan tapi ya cuma segitu aja, tidak bisa mandi karena ombaknya yang begitu besar juga paling mengganggu adalah batu di pinggir pantai begitu menganggu dan hanya beberapa meter yang garis pantainya tidak berbatu.

IMG_20171022_130009
Pantai Ngudel (Dok. Pribadi)

Karena kurang puas akhirnya saya dan kawan-kawan bergeser ke Pantai Nganteb dengan harapan disana bisa berenang dan pemandangannya lebih bagus, dan ternyata sama juga zonknya, walaupun pasirnya rata dan sangat panjang tapi kondisinya sangat kotor dan tidak terawat, yang sedikit melegakan adalah pemandangan dari batuan atasnya cukup menarik juga ada semacam wisata rohani, awalnya saya mengira itu tempat persembahan semacam pura, tapi menurut penjaga disitu itu adalah lubang. saya gak berani berlama-lama di tempat wisata rohani itu, ada semacam aura yang gak nyaman.

IMG_20171022_142812
Pantai Nganteb (Dok. Pribadi)
IMG_20171022_143337
Pantai Nganteb (Dok. Pribadi)
IMG_20171022_143033
Pantai Nganteb (Dok. Pribadi)

Ketika naik ke batuan atas itulah yang membuat saya paham kalau disebelah pantai Nganteb itu ada pantai Taman Ayu, sangat dekat dan itu juga yang memancing saya untuk turun dan akhirnya saya merasakan kebahagiaan yang tak terhingga karena menemukan tempat terbaik dari dua tempat yang mengecewakan sebelumnya, Pasirnya begitu berbeda disekitaran wilayah pantai yang terkena deburan ombak, begitu rata dan sedap sekali dipandang mata…indah. walaupun disekeliling pantai ada juga yang berisi pasir agak kasar dan kotor.

IMG_20171022_154028
Sunset Pantai Taman Ayu (Dok. Pribadi)

Bereksperimenlah saya dengan berbagai gaya foto dan akhirnya menemukan kalau berselfie ria dengan background pasir dan di shut dari atas itu fotonya begitu bagus.

 

IMG_20171022_154600
Selfie Background Pasir 

IMG_20171022_154930

Kamu juga harus coba berselfie dengan cara seperti itu.

Nikmatnya Bakso Bakar Cak Soleh Pakisaji

Saya bukan penikmat bakso, bahkan mungkin dalam kondisi selapar apapun jarang memilih bakso sebagai makanan yang dikonsumsi, dalam beberapa tahun belakangan dalam 5 tahun kemarin mungkin bisa dihitung berapa kali makan bakso, sampai saat kemarin selesai presentasi pekerjaan di DKP Malang di Kepanjen teman ngajakin ngebakso, Bakso bakar katanya. Karena gak umum saya putusin buat mencoba.

IMG_20171025_161537

Letaknya di jalan arah Malang-Kepanjen, lihat saja disebelah kiri jalan, Bakso Bakar Cak Soleh namanya, tempatnya lumayan kecil tapi rame sekali orang datang, terutama pegawa-pegawai negeri yang lewat ketika berdinas.

Bakso bakar sebenarnya gak terlalu jauh berbeda dengan bakso lainnya, buletannya memang besar seperti Bakso Rudal tapi ada juga bakso kecil-kecil yang menurut saya bakso malah lebih enak dalam bulatan kecil daripada besar-besar kayak sekarang yang legi ngehits, bakarnya pun dalam artian sesungguhnya tidak berbeda dengan bakso yang tidak dibakar, cuma ditusuk dan ditaruh diatas perapian, cuma seperti itu saja.

IMG_20171025_161548

IMG_20171025_160821

Tapi rasa ternyata jauh berbeda dengan bakso yang disajikan biasa, walaupun mungkin belum ditemukan perpaduan rasa yang menarik antara kuah bakso kalau dicampur dengan bakso bakarnya, makanya tempatnya dipisah, Bakso bakar dengan kuah kacang diberi tempat lain. Nyummiii..ternyata enak bakso kalau dibakar, saya belum tahu daerah lain ada bakso bakar seperti ini tapi kalau saat berkunjung kota lain pengen juga ngerasain apakah cita rasanya sama atau bahkan mungkin ada yang sudah tahu? Kabarin ya dikomen.

IMG_20171025_160825

IMG_20171025_160747_HHT

Harga Bakso Bakar Cak Soleh Pakisaji pun sangat terjangkau, untuk satu mangkok bakso bakar kita hanya cukup merogoh kocek kurang dari 10.000 tapi itu belum ditambah dengan kalau mau nambah lontong tapi harganya murah kok paling cuma 2.000 satu lontongnya.

Gimana? berminat mencoba Bakso Bakar?

 

Bakso Bakar Cak Soleh Pakisaji
AlamatJl. Raya Pakisaji No.90, Pakisaji, Malang, Jawa Timur
Jam buka10.00–20.00
Telepon0851-0177-6830

 

Ternyata ada tempat gaul di Blitar, de CLASSE namanya

Sudah lama rasanya tidak ke Blitar, sejak 2004 mungkin kota pertama di Jawa yang aku kunjungin selain Surabaya yang hanya mampir Juanda dan Bungur dan Malang sebagai tempat tujuan untuk kuliah. Dalam beberapa kesempatan ketika aktif ngadain magang untuk mahasiswa di tahun 2006 hampir sebulan disana belajar tentang ikan Koi, selanjutnya beberapa kali sampai lulus pernah main kesana atau hanya sekedar lewat ketika penelitian ke Trenggalek waktu itu. Dan akhirnya kemarin kesana lagi.

Tidak ada yang berubah memang, selain mungkin lebih bersih dan ada beberapa pembangunan disana-sini tapi sejatinya tidak merubah corak kota Blitar secara keseluruhan, masih tetap sama sesuai ingatan yang ada di kepalaku. Kecuali tempat ini. de CLASSE namanya, ketika menuju tempat teman saya terperangah melihat tempat yang cozy dan sangat gaul untuk kota yang jam 7 malam sudah sepi kayak Blitar, untuk itulah ketika selesai pekerjaan kami memutuskan mampir dan waoww..tempatnya memang luar biasa.

Mungkin desain cafe model seperti ini jarang ditemukan dibeberapa kota besar selain Jakarta dan Surabaya, bahkan untuk sekelas Jakarta saya hanya baru mampir yang ada di Grand Indonesia ketika datang Kompasianival, kesasar dan ternyata bagus banget tempatnya dengan gaya retro. Cafe ini memang didesain dengan gaya Retro banget.

IMG_20171114_121027

IMG_20171114_120729

Untuk sebagai tempat nongkrong Cafe ini sangat cocok apalagi untuk kota seperti Blitar, dan memang terbukti tempat inilah yang sering paling ramai dibandingkan dengan tempat lain menurut beberapa teman yang datang bareng kami dan orang asli blitar. Pertama Turun dari depan kita dapat melihat sebuah tempat dengan kesan yang mahal dan high class, dengan menu utama kopi dan Ice Cream juga menghidangkan sajian layaknya tempat nongkrong kebanyakan ada pizza, french fries, salad dan masih banyak lagi menu yang cocok buat kamu nongkrong (untuk makan besar tidak ada disini).

IMG_20171114_120733

IMG_20171114_122945

Ketika masuk suasana cafe yang terang benderang dan banyak kaca-kaca yang mengelilingi tempat kasir dan beberapa menu seperti Ice Cream membuat kesan mewah, saya lihat ini kayaknya ini versi besarnya Cafe di Kesempurnaan Cinta yang ada di Net TV itu. Tempat duduknya pun tidak biasa, ada beberapa drum yang dijadikan meja, batang kayu yang diatur sedemikian rupa sehingga tidak terkesan biasa. ada meja Bilyar juga disudut yang bisa dipakai pengunjung ketika lelah ngobrol dan ngopi.

IMG_20171114_120751

IMG_20171114_120723

Untuk rasa, jangan ditanya ini setara dengan cafe mahal yang ada di kota besar, dengan harga terjangkau mereka hadir untuk memberikan kelezatan yang sama dan untuk perempuan saya yakin pasti akan tergoda untuk mencicipi deretan Ice Cream yang ada di etalase kaca, semuanya menggoda.

IMG_20171114_120807

IMG_20171114_123436

Satu hal lagi, tempat ini jadi ajang berkumpulnya para fans klub bola terkenal semacam Liverpool, Real Madrid dan Barcelona (hanya itusih yang saya lihat) dan memang kata pramusaji sana, itu sudah menjadi markas bersama beberapa fans klub.

Kamu gak percaya di Blitar ada Cafe Gaul ? coba kesana deh.

 

de CLASSE Gelato & Coffee
AlamatJalan S. Supriadi No.56, Bendogerit, Sananwetan,
Bendogerit, Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur
Jam buka
07.00–23.00

 

 

Ayam Lodho Hj. Kasnan-terenak di Tulungagung

Beruntung banget bisa ke Tulungagung minggu kemarin, dengan pekerjaan yang tidak terlalu serius hanya datang ke 2 tempat wilayah penelitian, alhasil sebelum jam 1 siang pekerjaan itu akhirnya selesai dan diniatkan bener untuk cari Ayam Lodho, karena beberapa kali mampir di kota ini tapi gak kesampaian buat ngerasain. Pilihan kami adalah tempat Ayam  Lodho yang katanya terenak di Tulungagung, Ayam Lodho Hj. Kasnan di Jayeng Kusuma.

IMG_20171115_130943

IMG_20171115_130956

Pertama sampai tempanya sih biasa saja, kayak restoran kayak biasanya bahkan mungkin lebih biasa dari tempat makan Ayam Lodho lain dikota ini, tapi teman yang asli Tulungagung meyakinkan saya bahwa ini adalah yang terenak, masuklah kami dan langsung memilih menu Ayam Lodho satu paket dengan Urap-urap dan Nasi untuk 4 orang.

IMG_20171115_131041

Tempatnya sangat biasa, hanya beberapa meja yang ada didalam restoran itu, bahkan bisa dibilang sangat sempit untuk ukuran restoran yang katanya menjadi langganan orang dinas ke kota Tulungagung ini, tapi ya mungkin seperti itu rahasianya, karena untuk mencair makanan asli Jawa Timur yang enak kadang ditempat gak biasa, kayak Rujak Cingur yang enak itu adalah yang dijual dibawah pohon dan dipinggir jalan.

Begitu pesanannya datang dalam waktu tidak lama sejak pemesanan, yang terlintas pertama kali wah bumbunya sangat kental dengan bau khas, langsung aja menyendok nasi dan mengambil potongan ayam yang paling kecil sebagai permulaan,  saya baru tahu juga kalau nasinya itu nasi uduk dan rasanya gurih banget, untuk nasi saja begitu terasa nikmatnya.

IMG_20171115_131541

Ketika potongan pertama mengenai lidah, ayamnya memang benar-benar ayam kampung yang lembut tanpa perlu bersusah payah mengunyah potongan dagingnya langsung lumer dan langsung menyatu, enak banget rasanya, perpaduan rasa ayam, urap-urap, nasi uduk dan sambalnya memang begitu nikmat, saya bahkan mungkin baru ingat makan ayam berkuah ini terakhir kali itu masakan kaparendenya ibu saya dan itu lama banget waktu masih di sulawesi sana.

Untuk  harga paket 4 orang dengan urap-urap, nasi dan minum kami menghabiskan biaya sekitar Rp. 170.000,- jad kalau dihitung rata-rata untuk makan disana per orang sekitar RP. 65.000, – sangat wajar dengan kualitas makanan seenak itu, bahkan termasuk murah karena ini ayamnya memang ayam kampung asli. Selain menjual Ayam Lodho rumah makan ini juga menjual Ayam Bakar bumbu kecap serta Ayam Goreng

IMG_20171115_135150

Kalau ke Tulungagung, wajib deh coba makan disana.

Ayam Lodho Sumber Rejeki Hj. Kasnan
Jl. Jayeng Kusuma no. 22 Tulungagung
Buka: Pukul 08.00 – 21.00

Cabang : Sumber Gempol (Timur Koramil Sumber Gempol)

Surabaya Patata, Buat oleh-oleh Kota Pahlawan

Awalnya saya rencana beli cake kekinian di daerah Jakarta, ketika kemarin ada kesempatan main kesana bukan Surabaya Patata, terlintas buat belipun ketika 5 menit turun dari Stasiun Pasar Turi untuk menuju Bungur dan kembali ke Malang, Tapi setelah dipikir lagi masak balik gak ada yang dibawa, minimal adalah yang ditenteng pikirku.

Setelah ngecek di medsos milihlah tempat ini, Cake Kekinian yang ada di Surabaya yang katanya punya Ria Ricis. Yang bikin khawatir sebenarnya takut rasanya gak sesuai dengan ekspektasi apalagi ini hanyalah sekilas project aji mumpung karena cake artis lagi booming dibeberapa kota di Indonesia, sesuai dengan review Raditya Dika di youtubenya (linknya disini) yang paling enak malah kuenya Titi Kamal dan itu juga rencananya yang pengen dibeli kemarin tapi berhubung pasar minggu jauh bener dari Kemang makanya gak jadi beli.

IMG_20171112_061657

Dengan gojek pergilah saya ke Jl. Dharmahusada Surabaya, bodohnya lagi sebenarnya di Stasiun Pasar Turi itu ada cabang Surabaya Patata juga, jadi seharusnya gak harus kesana tapi pengalaman untuk beli langsung ternyata gak semenyebalkan akhirnya ketika datang ditempat jualan yang begitu modis dan begitu instagramable sangat sesuai dengan tren kekinian anak sekarang yang doyan selfie.

IMG_20171112_062232

IMG_20171112_062158

Dari Segi tempat Cake milik Ria Ricis ini sangatlah baik dengan desain kekinian dan entah kenapa pilihan warna kuning dan coklat itu begitu pas perpaduannya, suasananya juga begitu rapih dengan tempat parkir yang luas yang juga dikeliling spot foto kece cocok untuk dipakai berselfie ria ketika menunggu antrian masuk untuk membeli.

Pilihan tempat di Jl. Dharmahusada juga tepat menurut saya, lokasi yang dekat dengan pusat oleh-oleh Ibu Rudi bahkan bisa dibilang berhadapan dengan tempatnya, terletak ditengah-tengah antara stasiun Gubeng dan Pasar Turi membuatnya sangat strategis, Cabangnya pun saat ini ada di dua stasiun itu, tapi mungkin kedepannya bolehlah tambah satu spot lagi di Terminal Bungur.

IMG_20171112_062012

IMG_20171112_070057

Surabaya Patata menjual kue dengan berbagai varian rasa, bentuk bulat yang dipilihnya dengan banyak model kue artis yang berbentuk bolu dan memanjang pilihan ini juga termasuk cerdas, waktu saya datang kesana yang dijual hanya 5 varian rasa yaitu Cheese, Black, Nutella, Greentea dan Banana, akhirnya pilihan saya jatuh sama Nutella dan Green Tea jadi penilaian rasanya hanya berdasarkan apa yang saya beli saja. Oh iya nama Patata itu sendiri diambil dari nama Potato loh, makanya bahan dasar dari produk kue ini adalah kentang.

IMG-20171112-WA0004

Untuk Green Tea rasanya memang seperti namanya, Cakenya sendiri berwarna hijau pada lapisan paling atas dan memiliki isian berwarna coklat dan cream. Ketika lidah saya merasakan kue ini terasa begitu nikmat dan potongan coklat dan cream begitu lembut ketika masuk pada gigitan bagian tengahnya tapi entah mengapa saya gak ngerasain kentangnya dimana, mungkin karena green teanya terlalu kuat.

IMG_20171113_194310

Sedangkan untuk Nutella patata rasa kentangnya dapet banget disetiap gigitan. Memang bahan dasar dari kue oleh-oleh Surabaya ini adalah kentang. Serat dari kuenya juga cukup padat, mirip serat gandung tapi rasa kentangnya kental cuma herannya nggak bikin seret seperti gandum, paduan nutellanya langsung melted di mulut begitu dikunyah. Enak banget! Bagian dasar kue ini lebih keras dan renyah, kalau dirasain di mulut antara lembut berseratnya bolu kentang, kacang, renyahnya dasaran dan meltednya nutella bener-bener bikin lumer hati

Bener-bener ciamik soro deh kayak slogan mereka.

 

Surabaya Patata

Jl. Dharmahusada No.187, Mojo, Gubeng, Kota Surabaya, Jawa Timur
Berada di kawasan Dharmahusada yang juga dikenal sebagai kawasan beberapa tempat kuliner legendaris khas kota Surabaya.

Outlet Mitra 

  • Mitra Patata Stasiun Gubeng Baru
  • Mitra Patata Stasiun Pasar Turi

Waktu terbaik datang ke Hutan Pinus Semeru-Malang, ada konsekuensinya loh

Jiwa membuncah bersemangat ketika menapakan kaki ditempat ini, sudah hampir lepas waktu sore hari kami memaksa untuk tetap menanjak naik menuju tempat wisata yang katanya sedang hits di daerah tempat ditemukan fosil manusia purba di Indonesia ini, kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

DSC_0064

Ketika kami datang, para penjual telah lama kembali hanya tinggal satu warung kopi masih berasap diantara banyak kerumunan lapak yang ada diseberang tempat wisata ini, sementara para penjaga aksi flying fox dan hiburan lain juga telah membungkus peralatannya, pikirku kami terlalu terlambat datang sehingga tidak akan mendapatkan apa-apa ditempat ini.

Ternyata prediksiku sangatlah keliru, kami dengan sangat bebas mengelilingi setiap lekuk tempat ini dan dengan sangat bebas untuk beraksi tanpa memperdulikan orang lain yang berada disekeliling, bagaimana mau peduli yang ada hanyalah teman serombongan kami yang tidak lebih dari 6 orang, kami sangat leluasa mengeksplore serta dengan tidak ragu mencari spot foto yang menarik.

DSC_0058

Hutan Pinus Semeru, begitulah nama tempat yang ini diberi nama. Bukan sembarangan juga diberi nama karena jika kita berada di pos 2 yang tempatnya semacam tempat lapang kita bisa mengambil foto dengan background gunung semeru di kejauhan jika puncaknya tidak tertutup kabut.

Banyak wahana yang tidak bisa dieksplorasi memang, seperti flying fox dan berfoto dengan ayunan kain warna-warni tidak bisa dilakukan tapi untuk beberapa orang yang menikmati keindahan yang alami sepertinya hal itu tidak akan menjadi sebuah masalah.

Sekeliling pohon seperti yang banyak kelihatan di beberapa wana wisata berlatar hutan pinus, yang tampil adalah payung warna-warni yang berada disela-sela batang pinus dengan daunnya yang rindang, dibeberapa tempat ada pondok-pondok kecil yang jadi tempat pengunjung memuaskan hasrat selfie dari atas.

DSC_0047

Satu hal yang membuat tempat ini menjadi menarik adalah permainan literasi yang ada dibeberapa sudut dan bisa menjadi background foto menarik, pola permainan kata-kata lucu dan tentang cinta-cintaan menjadi semakin menarik walaupun agak sedikit dipaksakan adalah gembok cinta yang di Paris saja sudah dibuang kelaut seluruh cinta dari penjuru dunia, tapi tidak mengapa toh tidak mengganggu keseluruhan tempat untuk dinikmati.

DSC_0069

Tempat ini memang sangat cocok dinikmati ketika waktu sepi, dan ketidaksengajaan kami mengantarkan pada pengalaman luar biasa.

Untuk itulah kamu harus kesini dengan pertimbangan waktu yang tepat, karena jika datang ditempat ini pada siang hari maka kameramu bukan berisi pohon pinus disekeliling tapi sekumpulan orang yang tidak sedap dipandang mata dan tidak mendapatkan kesan alami yang ingin dirasakan ketika kita masuk ke hutan pinus, maka untuk itulah kamu harus datang di sore hari diantara selepas ashar sampai mendekati waktu maghrib.

Tapi konsekuensi yang harus disiapkan kalau datang ke tempat ini pada sore hari adalah kameramu tidak akan mendapatkan kapasitas cahaya yang cukup sehingga diperlukan kamera yang mempunyai frame rate yang bagus ketika berhadapan dengan tempat minim cahaya karena jika tidak bersiaplah kecewa dengan hasil foto yang tidak maksimal karena banyak noise dihampir setiap foto, pengalamanmu pun akan menjadi sia-sia tanpa hasil pengabadian yang cukup, maklumlah wisata tanpa tanpa foto itu adalah hal yang mengesalkan.

DSC_0095

 

N.B :

  • Untuk teman-teman belum tahu dan ingin ke Hutan Pinus Semeru (HPS) bisa kesana dengan mengarah ke arah kecamatan Wajak, sampai di pasar Wajak ambil kanan dan lurus ke arah Desa Codo, nanti dikiri jalan ada plang arah yang mengarah Sumberputih mengarah ke kiri, ambil arah tersebut dan ikuti saja semua tanda arah HPS yang hampir ada disetiap tikungan tanpa harus takut kesasar.
  • Untuk foto lengkap tentang Hutan Pinus Semeru bisa dilihat di Instagram EzaHazairin

Review Novel Anak Rantau-A.Fuadi

Setelah Trilogi Negeri 5 Menara yang menjadi best seller beberapa tahun kemarin sepertinya A. Fuadi tidak ingin kehilangan keeksisan, Novel ke-4 nya akhirnya hadir tanpa mantra-mantra pesantren yang jamak kita baca di buku sebelumnya.

Hepi, seorang anak yang harus pindah dari Jakarta ke kampung Tanjung Durian di tanah Minang. Berontak namun di satu sisi ada yang membuat ia merasa bahwa di kampung dirinya menjadi lebih berguna. Alasan mengapa Hepi pindah sudah cukup jelas di depan. Alur yang maju memudahkan pembaca untuk memahami sebab musabab akan suatu peristiwa yang dialami oleh para tokohnya.

IMG_20171023_154813Judul : Anak Rantau
Pengarang : A. Fuadi
Penerbit : Falcon Publishing
Halaman : 357
Harga : 90.000

Adapun ayahnya Hepi adalah Martiaz, seorang putra asli Tanjung Durian, anak dari seorang Datuk bernama Datuk Marajo Labiah. Di novel ini Martiaz diceritakan hidup menduda sejak ditinggal mati istri yang sangat dicintainya, lalu membesarkan sepasang anaknya seorang diri. Hepi adalah anak keduanya, tapi sering bermasalah di sekolah. Saat Martiaz mengambil rapor anaknya di salah satu SMP di Jakarta, dia termenung. Nilai Hepi buruk. Ditambah lagi perangai anaknya itu tidak jelas, sering menghilang. Akhirnya, Martiaz membawa Hepi pulang kampung. Hepi yang heran ayahnya tidak marah, justru senang diajak pulang ke kampung ayahnya di Tanjung Durian.

Kisah itu perlahan mulai kaya dengan pengalaman Hepi pasca ditinggal ayahnya. Bagaimana ia dengan sabar mencari uang untuk membeli tiket pesawat ke Jakarta, lalu hidup dibawah didikan Datuk Marajo, bertemu Attar dan Zen, tinggal di surau, sampai menjadi sosok pahlawan Tanjung Durian dan terlibat dalam peristiwa kriminal yang hampir merenggut nyawanya. Novel ini mencapai titik klimaks ketika dia digantung hidup-hidup oleh komplotan pengedar narkoba.

Ahmad Fuadi mempunyai kekuatan untuk menuturkan kisah secara rapi dan runtut. Plotnya tersusun minim celah sehingga pembaca bisa mengikuti dengan nyaman. Tidak terburu-buru dan tidak juga dibuat mengantuk. Begitu pula dengan penokohannya yang masing-masing tokoh sentral memiliki latar belakang yang cukup kuat untuk dikembangkan. Meskipun begitu, cerita dalam novel ini mudah ditebak. Apalagi yang sebelumnya sudah membaca trilogi Negeri 5 Menara. Pembaca akan menemukan pola yang berulang.

Secara keseluruhan novel ini hanyalah bagian dari karya yang tanpa mantra, setelah mantra itu habis di 3 buku, yang selanjutnya sepertinya butuh mantra lain.

Review Novel Eliana-Tere Liye

Setelah Amelia, Burlian dan Pukat, akhirnya tibalah kita pada part ke 4. Si sulung Eliana, anak pemberani Bapak dan Mamak akhirnya diceritakan. Dalam novel yang settingnya digambarkan di lembah bukit Provinsi Sumatra Selatan, sebuah desa yang dikelilingi oleh hutan dan sungai, novel ini menggambarkan rasa ingin tahu, proses belajar, menyatu dengan kepolosan, kenakalan, hingga isengnya dunia anak-anak, petualangan hebat, ketika persahabatan, pengorbanan, dan pemahaman tentang kehidupan tumbuh dari wajah-wajah ceria  terus melekat sehingga mereka dewasa.

Kisah dalam novel ini dimulai ketika suatu hari Eliana diajak Bapak ke Kota Provinsi untuk sekedar melihat bagaimana perawakan kota besar. Namun, sesungguhnya Syahdan, nama Bapak, serta beberapa tokoh desa akan melaksanakan negosiasi dengan Johan, pemilik perusahaan tambang pasir yang ingin mengambil alih lahan kampung yang menjadi sasaran lokasi penambangan. Karakternya yang pemberani sudah muncul sejak awal-awal kisah, dimana dia berani membentak ‘para petinggi’ di sebuah forum resmi, “JANGAN HINA BAPAKKU!!”

IMG_20171023_153619Judul : Eliana
Pengarang : Tere Liye
Penerbit : Republika
Halaman : 513
Harga : 65.000

Kisah ini diceritakan dengan bahasa yang sangat mudah dipahami dan penuh dengan pesan moral. Sekali membaca rasanya takkan mau untuk berhenti membaca. Dengan membaca kisah ini, kita akan belajar bagaimana untuk bersikap bijaksana dalam menghadapi suatu masalah, selain itu seperti buku-buku serial sebelumnya tentang ketiga adiknya di buku ini kita juga akan mengerti bagaimana besarnya kasih sayang seorang ibu kepada kita dalam versi masalah yang lain.

Kisah Eliana di dalam novel ini, agaknya membuka mata kita bahwa anak perempuan kecil seperti Eliana saja mampu berpikir dewasa untuk melindungi warisan leluhur. Bukan sekedar memikirkan materi dunia, dengan mengambil habis warisan alam. Anak perempuan pemberani seperti Eliana ini patut sekali perangainya ditiru. Meski diawal sangat geram menjadi anak sulung karena selalu menjadi bodyguard dan alarm bangun pagi untuk adik-adiknya.

Sebenarnya saya berharap pada kisah Marhotap akan berakhir seperti Raju, setelah dengan gagah berani melemparkan balon berisi minyak tanah dan kemudian melemparkan api ke truk-truk pengangkut pasir yang menjajah desa mereka, Marhotap hilang, sama seperti Raju di buku Pukat yang hilang setelah banjir bandang, selalu saja ada yang hilang di serial anak mamak ini, Ahmad, Raju dan Marhotap, kisahnya apakah sama? bacalah setiap buku serial ini.

Pada  bab terakhir yang menyatakan bahwa Ely sudah dewasa dan menjadi seorang pengacara. Memang benar bahwa hal itu bagus sekali untuk diri Eliana sendiri bahkan untuk kampungnya, namun yang novel ini tidak jadi nuansa anak-anak secara keseluruhan

Bagi yang mau belajar tentang kebijaksanaan novel ini sangat direkomendasikan baik untuk orang tua, sebagai salah satu bekal mendidik anak dan sangat sesuai bagi anak-anak dan remaja untuk menumbuhkan pemahaman tentang kasih sayang, disiplin, dan setia kawan.